Advertisement - Scroll ke atas
  • Bapenda Makassar
  • Pemkot Makassar
  • Pemkot Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
Makassar

Wawali Fatmawati Grebeg Stunting di Puskesmas Tamamaung

984
×

Wawali Fatmawati Grebeg Stunting di Puskesmas Tamamaung

Sebarkan artikel ini
Wawali Fatmawati Grebeg Stunting di Puskesmas Tamamaung
Wakil Walikota (Wawali) Makassar, Hj. Fatmawati Rusdi, SE, MM selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Kota Makassar didampingi oleh Asisten III, Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Pertanian dan perikanan kepala Dinas PP dan KB, mengunjungi Puskesmas Tamamaung, dan Puskesmas Pampang, Kecamatan Panakkukang, Sabtu (5/8/2023).
  • Pemprov Sulsel
  • PDAM Kota Makassar
  • Banner DPRD Makassar

MAKASSAR—Wakil Walikota (Wawali) Makassar, Hj. Fatmawati Rusdi, SE, MM selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Kota Makassar didampingi oleh Asisten III, Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Pertanian dan perikanan kepala Dinas PP dan KB, mengunjungi Puskesmas Tamamaung, dan Puskesmas Pampang, Kecamatan Panakkukang, Sabtu (5/8/2023).

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin, kedatangan Wawali bersama rombongan dalam rangka mengemplementasikan program Zero Stunting yang dicanangkan Wali Kota Makassar yang menjadi konsen Pemerintah utamanya Pemerintah Kota Makassar.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

“Kegiatan ini bertujuan untuk mempercepat penurunan stunting di Kota Makassar,” terang Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar yang akrab disapa dr. Ida.

Dalam kesempatan itu, Fatmawati memberikan edukasi dan motivasi langsung kepada para orang tua yang hadir bersama anaknya terkait pentingnya memperhatikan menu dalam setiap pemberian makan kepada anak.

“Kita berharap, dengan sinergitas seluruh pihak, percepatan penurunan stunting hingga ke zero dapat segera terwujud,” ujar Fatma.

Selain itu Fatma juga mendistribusikan bantuan makanan tambahan kepada anak terdeteksi stunting di Puskesmas Tamamaung.

Fatma juga mengimbau kepada para orang tua, kader posyandu, pendamping keluarga dari puskesmas agar selalu berkordinasi dan berkolaborasi untuk memperhatikan anak- anak yang masuk daftar stunting.

Fatma berharap dengan sinergitas seluruh pihak percepatan penurunan stunting hingga ke zero dapat segera terwujud dan senantiasa mengajak orang tua harus benar-benar peduli dan memperhatikan asupan gizi anak-anak.

Kepala Puskesmas Tamamaung, dr Irma Kusuma melaporkan saat ini untuk wilayah kerjanya telah terjadi penurunan angka anak stunting.

“Tahun sebelumnya terdapat 152 anak yang terdeteksi stunting, setelah dilakukan pendampingan, tahun ini telah menurun ke angka 124 anak,” ungkapnya.

Sedangkan di Puskesmas Pampang, Kepala Puskesmas Pampang, drg Nasruddin, menyampaikan terdapat 24 anak terdeteksi stunting, 4 diantaranya membutuhkan intervensi khusus.

“Tahun sebelumnya terdapat 44 anak, dan tahun ini telah menurun ke angka 24 anak,” ungkapnya. (*/4dv)

error: Content is protected !!