Yamali Tb Sulsel Akan Gelar Jambore Kader TB di Bantimurung

Yamali Tb Sulsel Akan Gelar Jambore Kader TB di Bantimurung
Panitia Jambore Kader Tb Sulsel saat melaksanakan survey lokasi kegiatan di Taman Wisata Bantimurung, Maros, Jumat (18/11/2022). (Foto: Ist)

MAKASSAR—Yayasan Masyarakat peduli Tuberkulosis (Yamali Tb) Sulawesi Selatan akan kembali menggelar Jambore Kader Tuberkulosis (TB) di kawasan wisata Alam Bantimurung, Maros, tanggal 25 hingga 26 November 2022.

Sesuai Siaran Pers yang diterima Media Sulsel, Jum’at (18/11/2022) kegiatan kali ini akan dihadiri sekira 372 pegiat Tuberkulosis dari 9 Kabupaten/ kota di Sulawesi Selatan, yaitu Kabupten Maros, Wajo, Bone, Gowa, Pinrang, Jeneponto, Sidrap, Bulukumba dan Kota Makassar.

Menurut Ketua Yamali Tb Sulsel, Kasri Riswandi, Jambore Kader Tb kali ini merupakan Jambore Kader ke-6 setelah lima tahun tidak dilaksanakan. Jambore Kader terakhir kali dilaksanakan pada tahun 2017. Sedangkan untuk pertama kalinya dilaksanakan tahun 2013 dan selalu memusatkan pelaksanaan kegiatannya di tempat-tempat wisata.

Menurut Kasri tujuan pelaksanaan kegiatan ini, untuk membina keakraban di kalangan Kader TB dan memasifkan kembali semangat para kader dalam upaya penemuan kasus baru TB.

Sementara itu, Pelaksanaan Jambore Kader kali ini disambut positif oleh Pemerintah daerah kabupaten Maros, Dinas Sosial Maros, dan Dinas Perhubungan Sulawesi Selatan.

Dukungan yang diberikan Pemda Maros berupa perizinan berkegiatan sekaligus pemberian gratis akses pelaksanaan kegiatan selama dua hari di objek Taman Wisata Alam Bantimurung, Maros.

Berita Lainnya

Selain itu, Dinas Sosial Maros memberikan failitas berupa dapur umum untuk menyokong pemenuhan konsumsi selama kegiatan berlangsung dan Dinas Perhubungan Sulsel memberikan dukungan akses mobilitas dengan memberikan empat Bus sebagai alat transportasi menuju lokasi Jambore.

Kasri berharap pelaksanaan Jambore Kader ini dapat mempererat kerjasama para Kader di Sulsel untuk tetap semangat dalam menanggulangi terjadinya peningkatan pasien Tuberkulosis di Sulsel dan dapat membangkitkan semangat kader dalam upaya penurunan Kasus baru Tb sehingga dapat mencapai target eliminasi TBC pada tahun 2030. (*/464ys)

Lihat Juga:  Kecelakaan Motor vs Mobil di Poros Bantimurung, Satu Orang Dilarikan ke RS, Korban Tak Sadarkan Diri

Berita terkait