PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Bunda PAUD Makassar Dorong 7 Kebiasaan Baik Jadi Budaya Anak • Purnabakti, Jufri Rahman dan Iqbal Suaeb Disiapkan Jadi Tim Ahli Gubernur Sulsel • HUT ke-81 TNI, Danrem 132/Tadulako Ziarah ke TMP Tatura Palu • Polda Sulsel Bangun Sumur, MCK dan Revitalisasi Masjid untuk Warga Tamangapa • UNIMUS Semarang Latih 32 Calon Perawat Kuasai Perawatan Luka • 24 Persen Siswa Indonesia Alami Bullying, Cerminan Sistem Pendidikan yang Gagal • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Bunda PAUD Makassar Dorong 7 Kebiasaan Baik Jadi Budaya Anak • Purnabakti, Jufri Rahman dan Iqbal Suaeb Disiapkan Jadi Tim Ahli Gubernur Sulsel • HUT ke-81 TNI, Danrem 132/Tadulako Ziarah ke TMP Tatura Palu • Polda Sulsel Bangun Sumur, MCK dan Revitalisasi Masjid untuk Warga Tamangapa • UNIMUS Semarang Latih 32 Calon Perawat Kuasai Perawatan Luka • 24 Persen Siswa Indonesia Alami Bullying, Cerminan Sistem Pendidikan yang Gagal •
Internasional

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Bersumpah Tak Akan Kembali ke Myanmar

421
×

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Bersumpah Tak Akan Kembali ke Myanmar

Sebarkan artikel ini

MEDIASULSEL.com – Kementerian Luar Negeri Bangladesh mulai mengeluhkan banyaknya gelombang pengungsi Rohingya yang masuk ke negaranya dan menuntut pengembalian lebih awal semua migran Rohingya kembali ke Myanmar.

Pihak berwenang di Dhaka menuntut Myanmar merepatriasi puluhan ribu Muslim Rohingya yang menyeberang perbatasan untuk melarikan diri dan sekarang tinggal di Bangladesh.

Namun Myanmar mengatakan cuma menerima sebagian kecil dari populasi pengungsi yang sekarang ada di Bangladesh.

Sementara itu orang-orang Rohingya mengatakan tidak bersedia kembali ke negara bagian Rakhine di Myanmar lagi. Para pemimpin komunitas pengungsi meminta kepada negara-negara yang “ramah Rohingya” untuk menampung mereka.

Ko Ko Linn, pemimpin komunitas Rohingya di Bangladesh, mengatakan bahwa kondisi-kondisi di Myanmar tidak memungkinkan mereka untuk tinggal, terutama dalam beberapa minggu terakhir, dan “mereka tidak ingin kembali ke Myanmar yang anti-Rohingya.”

Linn, yang merupakan anggota eksekutif Organisasi Nasional Rohingya Arakan, mengatakan, “Pemerintah Myanmar dan masyarakat mayoritas Buddhis di negara itu telah menjadi memusuhi Muslim Rohingya dan membuat negara itu neraka bagi mereka.”

Kementerian Luar Negeri Bangladesh kemudian menelepon Duta Besar Myanmaruntuk mengeluhkan para pengungsi tersebut dan menuntut pengembalian lebih awal dari semua migran Rohingya ke Myanmar.

Sebuah pernyataan dari Kemenlu di Dhaka mengatakan bahwa “pemerintah Myanmar untuk segera mengatasi akar masalahnya,” sehingga Muslim Rakhine tidak dipaksa pergi dari Myanmar dan mencari perlindungan di Bangladesh. (voaindonesia)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com