PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • SPPG 3T Diaktifkan di Takalar, Pemprov Sulsel Dorong Perluasan Layanan Gizi ke Daerah Terpencil • Makassar Jadi Pilot Project Reformasi JKN, Rujukan Pasien Tak Lagi Harus Berjenjang • Sebelum Berseragam Korps Bhayangkara, Suyudi Ario Seto Ternyata Pernah Jadi Cover Boy • SLF Jadi Syarat Penting Akad Kredit Rumah Subsidi di Bone • Gubernur Sulsel Dukung Penguatan Komisi Yudisial dan Sistem Peradilan • Tanah, Uang, dan Kekuasaan: Mengurai Korupsi Pertanahan dengan Perspektif Islam • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • SPPG 3T Diaktifkan di Takalar, Pemprov Sulsel Dorong Perluasan Layanan Gizi ke Daerah Terpencil • Makassar Jadi Pilot Project Reformasi JKN, Rujukan Pasien Tak Lagi Harus Berjenjang • Sebelum Berseragam Korps Bhayangkara, Suyudi Ario Seto Ternyata Pernah Jadi Cover Boy • SLF Jadi Syarat Penting Akad Kredit Rumah Subsidi di Bone • Gubernur Sulsel Dukung Penguatan Komisi Yudisial dan Sistem Peradilan • Tanah, Uang, dan Kekuasaan: Mengurai Korupsi Pertanahan dengan Perspektif Islam •
Makassar

STIMLASH Jaya Makassar gelar Workshop Perbankan

544
×

STIMLASH Jaya Makassar gelar Workshop Perbankan

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR – Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Lasharan (STIMLASH) Jaya Makassar, menggelar workshop perbankan dan resiko, Minggu (8/4) di gedung Lasharan Jaya Makassar, dengan menghadirkab pembicara praktisi perbankan, Herry Mamanto, SE, MM dan Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) STIMLASH Jaya Makassar, DR. Sahban Liba.

Pada kesempatan itu, Herry menjelaskan arti dan pentingnya berwirausaha dengan berbasis teknologi.

“Sekarang sudah waktunya mahasiswa terjun berwirausaha, dan kalo ingin unggul, kuasai teknologi dan perbankan,” ujar pria sudah 40 tahun menggeluti dunia perbankan.

Sementara, DR. Sahban Liba menjelaskan tentang budaya disiplin agar bisa menjadi wirausahan yang tidak saja unggul tapi juga berkarakter.

“Kalo seseorang disiplin pada dirinya sendiri maka dia pasti disiplin pada pekerjaaannya, dengan begitu dia akan unggul dalam segala hal termasuk jadi wirausaha”, ujar mantan KKO yang kini jadi praktis pendidikan.

Dalam penerapan budaya disiplin, alumni S3 Universitas Negeri Jakarta ini memperkenalkan metode 4 SA + 1 YA, yaitu; dipaksa, terpaksa, bisa, biasa dan budaya. Pada awalnya untuk bisa disiplin seseorang harus di paksa dulu, lama lama akan terbiasa bahkan budaya, artinya disiplin dijalankan tanpa terasa beban.

Workshop diikuti kurang lebih 500 mahasiswa dan dihadiri Ketua STIMLASH Jaya Makassar, DR. Hernita, para wakil ketua serta pejabat tinggi kampus lainnya.

Diharapkan workshop ini bisa menambah amunisi ilmu dan pengetahuan bagi mahasiswa yang akan terjun ke dunia wirausaha yang makin kompetitif. (*/464ys)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com