PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Bangunan Diduga Langgar GSB, Distaru Tegaskan Ada PelanggaranDari Keripik Tempe hingga Sapu Rayung, 7 UMK Indonesia Serbu Pasar ChinaYusril Irhaz Doakan Bro Rivai di Usia 59, Sukses Pimpin PTPN IKPK Bongkar Jejak Rp106,3 Miliar, Aliran Dana Diduga Mengarah ke Lingkaran NusronPameran Pusaka Gau Maraja Bone 2026 Hadirkan Koleksi Prabowo dan Fadli ZonJufri Rahman Kukuhkan Pengurus Korpri Enrekang dan Parepare Periode 2026-2031PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Bangunan Diduga Langgar GSB, Distaru Tegaskan Ada PelanggaranDari Keripik Tempe hingga Sapu Rayung, 7 UMK Indonesia Serbu Pasar ChinaYusril Irhaz Doakan Bro Rivai di Usia 59, Sukses Pimpin PTPN IKPK Bongkar Jejak Rp106,3 Miliar, Aliran Dana Diduga Mengarah ke Lingkaran NusronPameran Pusaka Gau Maraja Bone 2026 Hadirkan Koleksi Prabowo dan Fadli ZonJufri Rahman Kukuhkan Pengurus Korpri Enrekang dan Parepare Periode 2026-2031
Video

Video: Inilah Fakta Para Penerobos Final Piala Dunia 2018

550
×

Video: Inilah Fakta Para Penerobos Final Piala Dunia 2018

Sebarkan artikel ini

VIRAL – Pertandingan final Piala Dunia 2018 antara Prancis melawan Kroasia sempat terganggu dengan aksi tak terpuji suporter yang masuk ke lapangan Stadion Luzhniki, Moskow, Rusia, Minggu (15/7/2018).

Mereka berlari hingga ke tengah lapangan di antara para pemain Prancis dan Kroasia. Aksi keempat penerobos itu tidak berlangsung lama. Petugas keamanan langsung menyeret mereka ke luar lapangan agar pertandingan dapat kembali dilanjutkan.

Berdasarkan informasi, 4 orang suporter yang masuk ke lapangan saat pertandinga tengah berlangsung itu ternyata tergabung dalam sebuah band punk asal Rusia bernama Pussy Riot.

Mereka sengaja masuk ke lapangan untuk menyampaikan sebuah pesan untuk pemerintah Rusia.

Band Pussy Riot mengatakan, aksi itu dilakukan untuk menyuarakan sejumlah hal, antara lain : bebaskan tahanan politik di Rusia, jangan penjarakan orang hanya demi mengejar likes di sosmed, perbolehkan persaingan politik di Rusia, dan jangan menahan orang tanpa alasan yang jelas.

Media Rusia, Mediazona menyebut, semua penerobos akhirnya ditahan oleh kepolisian. [*/4ld]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com