PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa • FH Unhas Jadi Fakultas Pertama Susun Skema Sertifikasi Kompetensi • Urgensi Industrialisasi Pangan di Sulawesi Selatan • Seminar Parenting SDIT Cipta Insani Depok Tekankan Pentingnya Kehadiran Orang Tua • Ekonomi Makassar Tumbuh 7,04 Persen, DPRD Soroti Jalan Rusak hingga Layanan RS Daya • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa • FH Unhas Jadi Fakultas Pertama Susun Skema Sertifikasi Kompetensi • Urgensi Industrialisasi Pangan di Sulawesi Selatan • Seminar Parenting SDIT Cipta Insani Depok Tekankan Pentingnya Kehadiran Orang Tua • Ekonomi Makassar Tumbuh 7,04 Persen, DPRD Soroti Jalan Rusak hingga Layanan RS Daya •
Makassar

Abu Tours Bebankan Biaya Tambahan bagi Jemaah yang Ingin Diberangkatkan

807
×

Abu Tours Bebankan Biaya Tambahan bagi Jemaah yang Ingin Diberangkatkan

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR – Dengan berdalih karena adanya aturan dari Direktorat Bina Umrah dan Haji khusus 2018 yang menetapkan harga standart minimal Umrah Rp. 20 juta dan adanya penetapan pajak progresif 5 % oleh pemrintah Kerajaan Arab Saudi, Biro perjalanan umrah dan haji Abu Tours, mengeluarkan maklumat yang mewajibkan jemaahnya membayar biaya tambahan jika ingin diberangkatkan.

Hal itu sebagaimana disampaikan CEO Abu Tours, Muh. Hamzah Mamba, dalam konferensi Pers yang digelar pihak Abu Tours, Jum’at (9/2), di Rumah Makan Lae-lae Makassar.

Abu Hamzah yang dalam konferensi pers tersebut didampingi oleh Aksa Mahmud, namun tidak diketahui dalam kapasitasnya sebagai apa, juga menyampaikan permohonan maafnya yang terpaksa melakukan penundaan jadwal pemberangkatan jemaah.

Dalam kesempatan tersebut, Abu menyampaikan sejumlah hal yang disebutnya sebagai solusi agar jemaah tetap berangkat menunaikan ibadah umrah yang mereka cita-citakan.

Adapun hal yang disebut Solusi oleh Abu Hamzah itu antara lain adalah, Jemaah wajib menambah pembayaran Rp. 5 juta, untuk wilayah Jakarta, Rp. 6 juta untuk wilayah Makassar dan Rp. 7 juta untuk wilayah Kendari, serta mengajak 2 orang jemaah baru dengan harga paket Rp. 21 juta, untuk diberangkatkan bersamaan dengan jemaah lama.

Solusi kedua dengan mewajibkan jemaah menambah pembayaran Rp. 9 juta, untuk wilayah Jakarta, Rp. 10 juta untuk wilayah Makassar dan Rp. 11 juta untuk wilayah Kendari, serta mengajak 1 orang jemaah baru dengan harga paket juga Rp. 21 juta, untuk diberangkatkan bersamaan dengan jemaah lama.

Solusi ketiga diperuntukkan kepada jemaah yang sudah terdaftar, namun tidak mengajak teman baru, maka kepada mereka diwajibkan menambah biaya sebesar Rp. 15 Juta.

Dari ketiga opsi tersebut Abu Tours juga menambahkan iming-iming berupa voucer potongan harga paket umrah senilai Rp. 5 juta untuk 1 voucer, yang setiap opsi dengan jumlah voucer yang berbeda dari 1 hingga 3 lembar voucer. (*/464ys)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com