Memuat Ramadhan…
Memuat cuaca…
Makassar

BPS Sulsel Benarkan Ada Petugas Sensus Ekonomi di Kelurahan Biring Romang

799
×

BPS Sulsel Benarkan Ada Petugas Sensus Ekonomi di Kelurahan Biring Romang

Sebarkan artikel ini
BPS Sulsel Benarkan Adanya Petugas Sensus Ekonomi di Kelurahan Biring Romang
Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan.

MAKASSAR—Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan, Kepala Bagian Umum, Yusuf, membenarkan, bahwa saat ini terdapat mitra BPS yang sedang petugas Sensus Ekonomi yang diturunkan langsung untuk mendatangi rumah-rumah warga, salah satunya yang ada di kelurahan Biring Romang, kecamatan Manggala, Kota Makassar.

“Benar saat ini memang ada sejumlah petugas yang ditugaskan BPS Makassar untuk melakukan pendataan di masa pandemi ini,” terang Yusuf di kantor BPS Sulsel, Jl. H. Bau Makassar, Kamis (4/3/2021), menanggapi keluhan warga di kelurahan Biring Romang, yang sempat menolak dan mempertanyakan keabsahan petugas dimaksud.

Yusuf juga memastikan, bahwa, semua petugas yang ditugaskan untuk melakukan aktifitas berhubungan dengan warga masyarakat tersebut, bebas covid, karena sebelum diturunkan telah dilakukan test rapid untuk memastikan kondisi masing-masing.

“Mereka semua sudah dites rapid dan dinyatakan negatif covid-19 baru mereka bertugas,” ujar Yusuf

Meski demikian Yusuf juga mengakui, bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut kurang dilakukan sosialisasi, karena menurutnya saat ini BPS kekurangan dana.

“Untuk kurangnya sosialisasi kepada warga tentang adanya sensus tersebut karena kami ini di BPS kekurangan dana, kami sangat berharap agar Mediasulsel.com bisa menjembatani pemberitaan, bahwa benar adanya sensus tersebut,” ungkapnya lagi.

Lebih lanjut menurut Yusuf, petugas telah dibekali standar operasional prosedur (SOP) yang harus diikuti yaitu sebelum melakukan pendataan semua petugas diwajibkan terlebih dahulu melapor ke Kelurahan dan RT/RW.

“Kami ada SOP sensus, yakni melapor ke pihak kelurahan dan ORW dan ORT, jadi jika mereka tidak melapor dan tidak ada pendampingan itu merupakan kesalahan oknum petugas,” tegas Yusuf.

Untuk diketahui, beberapa hari sebelumnya tepatnya Senin (1/3), sejumlah warga ORT. 04/ ORW. 06, komplek Unhas, kelurahan Biring Romang, Manggala sempat gelisah dan menolak saat didatangi petugas yang mengaku dari BPS Kota Makassar, karena sebelumnya tidak pernah ada pemberitahuan dari pihak ORT setempat.

Menurut salah satu warga setempat yang mengaku bernama Fitriani Sari, beberapa tetangganya memang menolak kehadiran petugas dari BPS tersebut, karena tidak ada pemberitahuan dari ketua ORT sebelumnya.

“Kami bukan tidak mau membantu atau menerima mereka, namun di saat pandemi seperti ini kami juga was-was jika harus menerima tamu di rumah terlebih pada orang yang tidak dikenal, sementara sudah seringkali kami dihimbau untuk tidak melayani siapapun yang mengaku sebagai petugas datang ke rumah jika tanpa sepengetahuan RT,” terang Fitri.

Namun lanjut Fitri setelah ada penyampaian dari ketua ORT setempat, warga dapat memahami yang akhirnya melalui diskusi di WhatsApp Grup (WAG) warga, disepakati form pertanyaan cukup dikirim oleh ketua ORT melalui WAG untuk diisi masing-masing warga dan kemudian dikembalikan kepada ketua ORT untuk disampaikan kepada petugas dari BPS.

“Kami sepakat untuk mengisi form pertanyaan secara tertulis yang akan kita kumpulkan melalui ibu ketua ORT, dan sesuai kesepakan kita juga bersedia untuk diambil sampel 10 KK untuk selanjutnya dilakukan wawancara langsung setelah itu,” tegas Fitri.

Sementara itu, Plt. Lurah Biring Romang, Idawati Rosihan, saat dikonfirmasi terpisah membenarkan, bahwa terdapat 2 petugas sensus yang telah melapor kepadanya, dan diarahkan untuk langsung berhubungan dengan ketua ORT setempat.

“Ada 2 orang yang datang melapor, namun saat kami pertanyakan tentang surat bebas covid 19-nya mereka mengaku suratnya tertinggal, jadi saya sarankan untuk melengkapi hal itu dan selanjutnya berkordinasi dengan ketua ORT setempat,” terang Idawati. (70n/464ys)

error: Content is protected !!