MAKASSAR—Hari Kesehatan Sedunia atau World Health Day adalah momen untuk meningkatkan kesadaran kita akan masalah-masalah kesehatan. Hari Kesehatan Sedunia yang ditetapkan World Health Organization (WHO) diperingati setiap tanggal 7 April.
Moment peringatan Hari Kesehatan Sedunia yang ke-77 yang mengusung tema ‘Kesehatanku, Hakku’ dimanfaatkan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar untuk mengingatkan warga akan pentingnya kesehatan.
Melalui akun Instagram resminya, @dp3a_kota.makassar, DP3A Makassar merilis imbauan dengan menuliskan, “Di seluruh dunia, hak atas kesehatan jutaan orang semakin terancam. Penyakit dan bencana merupakan penyebab utama kematian dan kecacatan.”
Lebih lanjut diterangkannya, konflik menghancurkan kehidupan, menyebabkan kematian, kesakitan, kelaparan dan tekanan psikologis. Pembakaran bahan bakar fosil secara bersamaan mendorong krisis iklim dan menghilangkan hak kita untuk menghirup udara bersih, dengan polusi udara di dalam dan luar ruangan yang merenggut nyawa setiap 5 detik.
Menurutnya, Dewan Ekonomi Kesehatan untuk Semua WHO menemukan bahwa setidaknya 140 negara mengakui kesehatan sebagai hak asasi manusia dalam konstitusi mereka. Namun banyak negara yang tidak mengesahkan dan menerapkan undang-undang yang menjamin masyarakat berhak mengakses layanan kesehatan.
“Hal ini mendasari fakta bahwa setidaknya 4,5 miliar orang – lebih dari separuh populasi dunia – tidak sepenuhnya tercakup dalam layanan kesehatan penting pada tahun 2021.” Tulisnya.
Untuk mengatasi tantangan-tantangan ini, tema Hari Kesehatan Dunia 2024 adalah ‘Kesehatanku, Hakku’.
Tema tahun ini dipilih untuk memperjuangkan hak setiap orang, di mana pun, untuk memiliki akses terhadap layanan kesehatan, pendidikan, dan informasi berkualitas, serta air minum yang aman, udara bersih, nutrisi yang baik, perumahan berkualitas, kondisi kerja dan lingkungan yang layak, dan kebebasan. dari diskriminasi. (*/4dv)

















