Memuat Ramadhan…
Memuat cuaca…
Biro Humas Pemprov Sulsel

Hari Pertama Tes SKD CPNS, Harun: Sesi Pertama Hampir 50 Persen Lulus

357
×

Hari Pertama Tes SKD CPNS, Harun: Sesi Pertama Hampir 50 Persen Lulus

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR – Pelaksanaan Tes Seleksi kompetensi dasar (SKD) bagi CPNS sudah mulai dilakukan pemerintah provinsi sulsel melalui Badan kepegawaian Daerah (BKD) sulsel.

Sebanyak 5.391 orang akan mengikuti Tes SKD secara bertahap yang dimulai hari ini tanggal 28 Januari Hingga 1 Februari mendatang.

Harun Rasyid Kepala Kantor BKN Regional 4 Makassar,mengatakan tempat Tes CPNS di UPT Potensi dan Kompetensi Badan Kepegawaian Daeran Provinsi Sulawesi Selatan,sudah sesuai standar.

“Persiapan Sudah cukup bagus dan sesuai standar.para peserta Tes juga merasa nyaman dan tenang dalam mengikuti ujian,ungkap Harun.

Dia menyebutkan untuk sesi pertama Tes SKD ada hampir 50 persen yang lulus dalam passing grade karena tahun ini nilainya sedikit turun.

“Untuk sesi pertama Tes SKD hampir 50 persen lulus,itu karena nilainya sedikit turun dari tahun lalu yaitu Passing Grade untuk Tes Karakteristik Pribadi (TKP) passing grade 126, Tes Intelegensia Umum (TIU) passing grade 80, Tes Wawasan Kebangsan (TWK) passing grade 65,” Sebutnya.

Harus Rasyid lebih jauh menjelaskan keberhasilan Banyaknya yang lulus salah satunya karena Seleksi CPNS sudah tersosialisasi dengan baik termasuk banyak kegiatan simulasi yang dilakukan dan kesiapan peserta yang cukup bagus.

“Kesiapan peserta yang cukup bagus menjadi bagian banyaknya yang lulus SKD,termasuk turunnya nilai passing grade,” jelasnya

“Peserta yang tidak hadir tes SKD karena sakit harus membawa keterangan dokter apa bila ingin kembali mengikuti tes sementara peserta yang terlambat sampai 5 menit dinyatakan gugur karena sudah mulai,” Imbuhnya

Kepala Kantor BKN Regional 4 Makassar menambahkan mengantisipasi adanya joki dengan melakukan pengawasan yang lebih ketat dengan melibatkan aparat kepolisian termasuk memaksimalkan kesiapan tekhnologi.

“Kami melakukan pengawasan yang lebih ketat dengan melibatkan aparat kepolisian untuk mengantisipasi adanya joki,termasuk memaksimalkan kesiapan tekhnologi seperti server serta genset untuk antisipasi mati lampu,” Tutupnya. [*]

error: Content is protected !!