PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.BBM Disebut Aman, Mengapa Antrean Mengular?Sengketa Lahan Petani Laoli di Luwu Timur Masuk PTUN, Aktivitas di Objek Perkara Diminta DihentikanNew and Now Gaza, Saatnya Perisai Umat DibutuhkanKuliah Tamu Unhas Bahas AI Tepercaya untuk Inovasi KesehatanAntrean BBM Mengular, Wali Kota Makassar Tekan Pertamina Benahi Pelayanan SPBUDarurat Bencana Kebijakan, Selamatkan NegeriPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.BBM Disebut Aman, Mengapa Antrean Mengular?Sengketa Lahan Petani Laoli di Luwu Timur Masuk PTUN, Aktivitas di Objek Perkara Diminta DihentikanNew and Now Gaza, Saatnya Perisai Umat DibutuhkanKuliah Tamu Unhas Bahas AI Tepercaya untuk Inovasi KesehatanAntrean BBM Mengular, Wali Kota Makassar Tekan Pertamina Benahi Pelayanan SPBUDarurat Bencana Kebijakan, Selamatkan Negeri
Makassar

Hujan Deras Picu Banjir di Makassar, Wali Kota Instruksikan BPBD Evakuasi Warga

337
×

Hujan Deras Picu Banjir di Makassar, Wali Kota Instruksikan BPBD Evakuasi Warga

Sebarkan artikel ini
bpbd
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Makassar saat mengevakuasi bayi berusia 1 bulan 10 hari di Jl. Sermani VI, Kel. Tello Baru, Kec. Panakkukang, Makassar, Selasa (24/2/2026)

MAKASSAR — Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Makassar sejak dini hari, Selasa (24/2/2026), menyebabkan banjir dan genangan air di sejumlah wilayah. Pemerintah Kota Makassar bergerak cepat melakukan langkah antisipasi dan penanganan di lapangan.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah kota, mulai dari kepala SKPD, camat, lurah hingga RT/RW, untuk meningkatkan kewaspadaan serta melakukan mitigasi sejak dini menghadapi potensi cuaca ekstrem.

Menindaklanjuti arahan tersebut, BPBD Kota Makassar langsung mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke sejumlah titik terdampak banjir dan genangan. Tim diterjunkan untuk melakukan pemantauan, evakuasi warga yang membutuhkan bantuan, serta asesmen cepat kondisi lapangan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar Muhammad Fadli Tahar mengatakan pihaknya telah mendirikan posko siaga di beberapa lokasi terdampak.

“Menindaklanjuti arahan Bapak Wali Kota, kami melalui TRC mendirikan posko dan melakukan evakuasi warga di sejumlah titik banjir,” ujarnya.

Fadli mengungkapkan, hujan deras menyebabkan puluhan rumah terendam dan sejumlah warga terpaksa mengungsi. Genangan air dengan kedalaman bervariasi melumpuhkan akses jalan dan permukiman padat penduduk dalam waktu singkat, yakni antara pukul 06.10 hingga 07.00 WITA.

“Kami langsung menyiagakan seluruh personel. Fokus utama adalah evakuasi warga yang terjebak dan memastikan tidak ada korban jiwa,” katanya.

Hingga pukul 07.00 WITA, BPBD mencatat beberapa titik terdampak banjir dan genangan, di antaranya Jalan Sermani 4, Kelurahan Tello Baru, Kecamatan Panakkukang, dengan ketinggian air mencapai 100 sentimeter sehingga warga dievakuasi menggunakan perahu karet.

Banjir juga terjadi di Kompleks Kodam III (Kotipa XVI–XII), Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, dengan ketinggian air sekitar 30 sentimeter dan melumpuhkan akses kendaraan roda empat. Sementara di Jalan Kecaping Raya Blok 8, Kecamatan Manggala, genangan setinggi 20 sentimeter masih dapat dilalui kendaraan dengan hati-hati.

Di Kelurahan Kapasa RW 6, Kecamatan Tamalanrea, air merendam rumah warga hingga 30 sentimeter. Adapun di Terowongan Rappokalling, genangan mencapai 40 sentimeter dan masih dalam pengawasan ketat petugas.

BPBD Kota Makassar juga mengaktifkan sistem peringatan dini (EWS) serta alat ukur tinggi muka air (AWLR) untuk memantau debit air secara real time. Perahu karet, perlengkapan evakuasi, dan logistik darurat telah disiagakan di posko-posko terdekat.

“Kami bergerak bersama kecamatan, kelurahan, dan instansi terkait. Penanganan harus cepat dan tepat sasaran,” tegas Fadli.

Meski kondisi di sejumlah wilayah mulai terkendali, warga diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan. Masyarakat yang membutuhkan pertolongan darurat diminta segera menghubungi Posko BPBD Kota Makassar yang siaga 24 jam. (Ag4ys)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com