MAKASSAR—Ketua Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Higgs Games Island (HGI) atas dukungannya dalam pengembangan olahraga domino melalui ajang HGI City Cup Makassar Fest 2026.
Hal itu disampaikan Ilham saat ditemui awak media pada penutupan rangkaian turnamen HGI City Cup Makassar Fest 2026 di Trans Studio Mall Makassar, Minggu malam (8/2/2026). Turnamen yang digelar sejak 14 Januari 2026 tersebut sukses menarik antusiasme ratusan pecinta domino dari berbagai daerah.
Ilham menilai, kolaborasi dengan platform digital seperti HGI menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan olahraga domino, khususnya di kalangan generasi muda. Menurutnya, di era digital saat ini, pendekatan konvensional saja tidak lagi cukup untuk menarik minat Gen Z.
“Sekarang ini kita sudah berada di era digital, suka atau tidak suka kita harus mengikuti. Untuk menarik animo masyarakat, khususnya generasi muda, memang harus melalui event-event yang dikolaborasikan dengan pihak lain. Dan HGI sudah membuktikan itu,” ujar Ilham.
Ia menegaskan, domino bukan sekadar permainan hiburan, melainkan olahraga otak yang menuntut kemampuan berpikir dan strategi. Melalui event seperti HGI City Cup, Ilham melihat domino memiliki peluang besar berkembang dan diterima lebih luas oleh generasi muda.
“Ini menjadi dorongan bahwa olahraga domino bisa berkembang dengan baik di kalangan anak muda. Di fase awal seperti ini, kolaborasi dengan mitra seperti HGI sangat penting,” katanya.
Lebih jauh, Ilham menjelaskan bahwa PORDI Sulsel tengah menyiapkan regenerasi atlet domino sebagai bagian dari visi jangka panjang, terutama jika cabang olahraga ini kelak dipertandingkan secara resmi di tingkat nasional maupun internasional.
“Kami di PORDI sedang membidik dan memperhatikan calon-calon atlet sejak dini. Karena itu, kami sangat berterima kasih kepada HGI yang telah menjadi mitra sekaligus sponsor kegiatan ini,” ungkapnya.
Ia berharap kerja sama tersebut tidak berhenti di Makassar saja, melainkan dapat berlanjut dan diperluas ke daerah lain. Pasalnya, domino merupakan olahraga yang sudah sangat membumi di Sulawesi Selatan dan digemari lintas generasi.
Terkait kekhawatiran hilangnya esensi budaya domino tradisional akibat digitalisasi, Ilham menegaskan bahwa kehadiran domino digital justru menjadi bagian dari adaptasi zaman, bukan penghapusan nilai tradisi.
“Domino manual tetap ada. Tapi perkembangan teknologi melahirkan aplikasi yang memudahkan orang bermain. Ini tantangan sekaligus peluang. Faktanya, banyak pemain domino tradisional yang akhirnya ikut beralih dan beradaptasi,” jelasnya.
Ilham pun mengaku bersyukur atas terselenggaranya HGI City Cup Makassar Fest 2026. Menurutnya, ajang tersebut menjadi magnet baru bagi generasi muda sekaligus mendukung persiapan PORDI dalam membentuk kelompok umur serta kelas putra dan putri dalam cabang olahraga domino.
“Kegiatan ini sangat positif dan sejalan dengan arah pembinaan PORDI. Sekali lagi, terima kasih kepada HGI atas kontribusinya dalam memajukan olahraga domino,” tutup Ilham. (MP/R077/70n/Ag4ys)














