“Pemantauan dilaksanakan berdasarkan data laporan dan masing-masing cabang pelabuhan yang disampaikan setiap harinya paling lambat pada pukul 09.00 waktu setempat melalui aplikasi E-Mudik Pelindo di website mudik.pelindo.co.id yang akan diinput oleh Tim Operasional cabang menggunakan device smartphone atau perangkat PC,” tukasnya.
Enriany juga menyebutkan bahwa fasilitas yang disiapkan dari segi pelayanan kapal yakni, tambatan, pandu dan tunda, air kapal, dan bunker BBM. Sedangkan dari segi fasilitas pelayanan barang yaitu kesiapan dermaga, kesiapan gudang dan lapangan penumpukan, serta kesiapan peralatan bongkar muat.
Dari sisi fasilitas pelayanan penumpang, pihaknya juga telah melakukan berbagai persiapan yaitu optimalisasi kapasitas daya tampung terminal penumpang serta penambahan tenda kanopi sesuai kebutuhan. Juga peningkatan kesiapan dan penambahan fasilitas pendukung terminal penumpang seperti kursi, AC atau kipas angin.
“Selain itu juga kebersihan toilet, musala, ruang menyusui, ruang informasi, alat bantu untuk penumpang berkebutuhan khusus atau disabilitas, dan lain sebagainya. Serta penyediaan ruang kesehatan dan tenaga medis dari Kantor Kesehatan Pelabuhan,” sebutnya.
Pihaknya juga menyiapkan Ruang Tunggu Sementara (RTS) bagi para penumpang yang menunggu pergantian kapal untuk rute pelayaran lanjutan. Perekrutan tenaga relawan sesuai kebutuhan di cabang. Penyediaan wi-fi di area terminal penumpang. Lapangan parkir kendaraan pengantar dan penjemput. “Serta rambu-rambu petunjuk jalur embarkasi dan debarkasi penumpang.”
“Dan dalam rangka pencegahan atau pengendalian penyebaran wabah Covid-19 di masing-masing cabang, juga dilakukan koordinasi dengan instansi terkait yakni Pemerintah Daerah, Otoritas Pelabuhan atau Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas pelabuhan (KSOP), Kepolisian atau Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3), Kantor Kesehatan Pelabuhan, dan instansi lainnya, agar pelayanan angkutan transportasi laut dapat berjalan dengan baik, lancar, dan aman dengan tetap menjalankan protokol kesehatan sebagaimana ketentuan yang berlaku saat ini,” tuturnya.
Kesiapan Pelabuhan Makassar
General Manager (GM) Pelindo Regional 4 Makassar mengatakan, mengantisipasi lonjakan penumpang di Pelabuhan Makassar pada momen Nataru tahun ini, pihaknya juga sudah melakukan berbagai persiapan.
“Di antaranya kami telah membangun Ruang Tunggu Sementara yang sifatnya non permanen bagi calon penumpang dan penumpang lanjutan agar dapat beristirahat dengan nyaman, dengan luas sekitar 270 meter persegi serta memiliki kapasitas daya tampung kurang lebih sebanyak 200 orang,” kata Suhadi.
Pihaknya bersama seluruh instansi terkait di Pelabuhan Makassar juga telah mendirikan Posko Penyelenggaraan Angkutan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, untuk memantau arus penumpang kapal baik debarkasi atau turun maupun embarkasi atau yang naik ke atas kapal di Pelabuhan Makassar selama 16 hari, terhitung sejak 19 Desember 2022 hingga 3 Januari 2023 yang berlokasi di area Pelabuhan Makassar.













