PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Perang Hotel di Makassar Makin Panas, Artha Kencana Ganti Bendera Jadi Horison InnDari Balik Lapas Polewali, WBP Dibekali Jalan Baru Jadi Pekerja MigranAppi Siapkan Ranch Sapi di TPA Tamangapa, Akhiri Sapi Makan SampahNurma Ditahan, TS Dilepas: Kasus Dugaan Pengeroyokan di Tamalanrea DipertanyakanGedung Pemuda Toraja Utara Tak Lagi Sekadar Tempat Rapat, Kini Jadi Ruang Bisnis Anak MudaBupati Pangkep Bidik Ratusan Ribu Ton Garam, 700 Hektare Lahan Masih MenganggurPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Perang Hotel di Makassar Makin Panas, Artha Kencana Ganti Bendera Jadi Horison InnDari Balik Lapas Polewali, WBP Dibekali Jalan Baru Jadi Pekerja MigranAppi Siapkan Ranch Sapi di TPA Tamangapa, Akhiri Sapi Makan SampahNurma Ditahan, TS Dilepas: Kasus Dugaan Pengeroyokan di Tamalanrea DipertanyakanGedung Pemuda Toraja Utara Tak Lagi Sekadar Tempat Rapat, Kini Jadi Ruang Bisnis Anak MudaBupati Pangkep Bidik Ratusan Ribu Ton Garam, 700 Hektare Lahan Masih Menganggur
Nasional

Presiden Prabowo Tekankan Efisiensi dan Penghematan dalam Penyusunan Anggaran

406
×

Presiden Prabowo Tekankan Efisiensi dan Penghematan dalam Penyusunan Anggaran

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Tekankan Efisiensi dan Penghematan dalam Penyusunan Anggaran
Presiden Prabowo Subianto menggelar Sidang Kabinet Paripurna bersama seluruh jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, pada Rabu, (22/1/2025), di Ruang Sidang Kabinet, Istana Kepresidenan Jakarta. (Foto: BPMI Setpres/Rusman)

JAKARTA—Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya efisiensi dan penghematan dalam penyusunan kriteria anggaran serta keberanian untuk memotong alokasi dana yang tidak esensial. Hal ini disampaikan Presiden Prabowo dalam pengantarnya pada Sidang Kabinet Paripurna (SKP) bersama para Menteri Kabinet Merah Putih di Ruang Sidang Kabinet, Istana Kepresidenan Jakarta, pada Rabu, (22/1/2025).

“Saya tekankan bahwa kriteria anggaran yang akan kita laksanakan harus menciptakan lapangan kerja, meningkatkan produktivitas, yang terukur melalui devisa yang dihasilkan dan yang dihemat, serta mengarah pada swasembada pangan dan energi,” ujar Presiden.

Terkait swasembada pangan dan energi, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pada tahun 2025, Indonesia tidak akan lagi mengimpor beras, jagung, maupun garam. Bahkan, ia memprediksi bahwa target swasembada pangan dapat tercapai lebih cepat dari yang diperkirakan, yaitu pada akhir 2025 atau paling lambat awal 2026.

“Ini artinya kita mungkin akan mencapai sasaran tiga tahun lebih cepat dari yang ditetapkan. Dengan niat baik, kerja keras, dan kebijakan yang rasional, hasil yang cepat akan tercapai,” kata Presiden.

Presiden juga menyoroti pentingnya investasi dalam teknologi, sumber daya manusia, pendidikan, serta sains dan teknologi. Selain itu, ia menekankan bahwa anggaran untuk kegiatan seremoni dan upacara, seperti perayaan ulang tahun atau perjalanan dinas, akan dipangkas.

“Perayaan sejarah atau ulang tahun cukup dilakukan secara sederhana di kantor. Yang hadir bisa dibatasi, sisanya dapat ikut melalui video conference. Perjalanan dinas juga harus dikurangi. Saya akan potong setengah, dan penghematan ini bisa mencapai lebih dari Rp20 triliun. Dengan penghematan tersebut, kita bisa memperbaiki puluhan ribu gedung sekolah,” tegas Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menginstruksikan jajaran pemerintah untuk meningkatkan loyalitas dalam penyusunan anggaran. Ia mengapresiasi tim keuangan yang telah melakukan evaluasi anggaran dengan ketelitian yang tinggi.

“Saya meminta loyalitas dari semua menteri dan kepala badan untuk patuh pada arahan ini. Terima kasih kepada tim keuangan yang telah memeriksa anggaran dengan rinci, hingga tingkat satuan kesembilan,” ujar Presiden. (Ag4ys/BPMI Setpres)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com