PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • TP PKK Makassar Bentuk Koperasi, Bidik Pasar Produk UMKM Kader • Setahun Menjabat, Munafri Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah Makassar • Andi Sudirman Ingin Pelatihan Vokasi Sulsel Berujung Lapangan Kerja • BK DPRD Sulsel Dorong Disiplin Anggota Lewat Apresiasi, Bukan Sekadar Sanksi • LPG 3 Kg Sulit Didapat di Bone, Pangkalan Diduga Langgar Mekanisme Penyaluran • 67 Guru Jeneponto Disiapkan Jadi Penggerak Program 1 Juta Guru Mahir Koding • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • TP PKK Makassar Bentuk Koperasi, Bidik Pasar Produk UMKM Kader • Setahun Menjabat, Munafri Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah Makassar • Andi Sudirman Ingin Pelatihan Vokasi Sulsel Berujung Lapangan Kerja • BK DPRD Sulsel Dorong Disiplin Anggota Lewat Apresiasi, Bukan Sekadar Sanksi • LPG 3 Kg Sulit Didapat di Bone, Pangkalan Diduga Langgar Mekanisme Penyaluran • 67 Guru Jeneponto Disiapkan Jadi Penggerak Program 1 Juta Guru Mahir Koding •
Makassar

Singapore Tourism Board Hadir di Makassar

781
×

Singapore Tourism Board Hadir di Makassar

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR – Singapore Tourism Board (STB) memperluas kehadirannya di Indonesia dan akan membuka kantor kedua di Surabaya pada bulan oktober 2017. Sebagai permulaan kantor ini akan mengatur kegiatan STB pulau Jawa bagian timur dan Sulawesi Selatan dengan fokus pada 4 kota yakni, Surabaya, Malang, Bali dan Makassar.

Manager Singapore Tourism Board, Indriati Permanasari melalui siaran persnya mengatakan, pembukaan kantor baru ini akan memperkuat kehadiran STB di Indonesia.

“Sedangkan kantor STB di Jakarta lebih fokus pada aktivitas pemasaran Singapura di Pulau Jawa bagian tengah, barat dan Sumatera,” jelasnya pada acara BCA-SilkAir Travel di Phinisi Point Mall, Makassar, Jumat (4/8/2017).

Dikatakan bahwa untuk kantor STB di Surabaya akan dipimpin Mohamed Firhan Abdul Salam. Sebelumnya ia bertugas di kantor STB Jakarata pada tahun 2013-2015, sebelum ditempatkan di kantor STB Dubai pada tahun 2015 hingga 2017.

“Saya sangat senang untuk kembali lagi bersama tim STB Indonesia dan melanjutkan pekerjaan yang telah berjalan dengan baik untuk mempertahankan posisi Indonesia sebagai sumber utama wisatawan yang datang ke Singapura. Kehadiran kantor STB Surabaya akan menciptakan kesempatan baru untuk memasuki dan menumbuhkan pasar di bagian timur Jawa dan Sulawesi,” ujar Mohamed Firhan Abdul Salam.

Sementara itu, Area Director STB Indonesia, Raymond Lim menyampaikan, Indonesia tetap mempertahankan posisinya sebagai sumber utama wisatawan yang datang ke Singapura dengan jumlah pengunjung sebanyak 2.894 juta pada tahun 2016, angka ini meningkat sebesar 6 persen dari tahun 2015.

“Pengunjung dari kota-kota diluar Jakarta juga memberikan kontribusi yang baik, kami senang mengetahui potensi pasar Makassar dan Surabaya yang masing-masing mencatat peningkatan sebesar 13 persen dan 7 persen di tahun 2016. Pada kuartal 2017, pengunjung Indonesia meningkat sebesar 2 persen dibanding periode yang sama di tahun 2016,” tutupnya. (basri nonci/shar)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com