PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Kasus 600 Zak Pupuk Subsidi di Bone, Belum Ada Tersangka • Mengajarkan Pergaulan Islami dari Ibu untuk Remaja • Paris Yasir Jenguk Pasien dan Tinjau IGD RSUD Jeneponto • Tinggalkan Cara Lama, Begini Modernnya Siswa SMPN 12 Makassar Ikut Kompetisi Belajarku • Appi Dijadwalkan Terima KTA Demokrat Hari Ini, Dua Hari Usai Tinggalkan Golkar • 40 Peserta Ikuti Pemagangan Nasional di Yogyakarta, Ini Kata Menaker • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Kasus 600 Zak Pupuk Subsidi di Bone, Belum Ada Tersangka • Mengajarkan Pergaulan Islami dari Ibu untuk Remaja • Paris Yasir Jenguk Pasien dan Tinjau IGD RSUD Jeneponto • Tinggalkan Cara Lama, Begini Modernnya Siswa SMPN 12 Makassar Ikut Kompetisi Belajarku • Appi Dijadwalkan Terima KTA Demokrat Hari Ini, Dua Hari Usai Tinggalkan Golkar • 40 Peserta Ikuti Pemagangan Nasional di Yogyakarta, Ini Kata Menaker •
Makassar

Perusahaan Asal Belgia Jajaki Peluang Investasi di Makassar

1173
×

Perusahaan Asal Belgia Jajaki Peluang Investasi di Makassar

Sebarkan artikel ini
Perusahaan Asal Belgia Jajaki Peluang Investasi di Makassar
Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan 'Danny' Pomanto menerima kunjungan Port of Antwerp Bruges International di kediaman pribadinya, Jalan Amirullah, Kota Makassar, Jumat (5/8/2022).

MAKASSAR—Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menerima kunjungan Port of Antwerp Bruges International di kediaman pribadinya, Jalan Amirullah, Kota Makassar, Jumat (5/8/2022).

Perusahaan pengelola pelabuhan terbesar kedua di Eropa ini ingin menjajaki sejumlah peluang investasi di sejumlah program yang digagas Pemkot Makassar di bawah kepemimpinan Danny Pomanto.

Manager Port Project Port of Antwerp Bruges International, Koen Cornily menyebut Makassar memiliki potensi untuk menghidupkan ekosistem industri yang lebih besar di sekitar Makassar New Port (MNP).

Oleh karenanya, dia menyampaikan niatnya untuk mengunjungi langsung MNP dan akan meninjau sekitar kawasan tersebut termasuk Kawasan Industri Makassar (KIMA).

“Posisi MNP sangat strategis untuk dikembangkan potensi ekosistem industrialnya. Kami tertarik untuk berkunjung ke pelabuhan MNP untuk melihat potensi untuk kepentingan perkembangan industri sekaligus untuk membantu perkembangan masyarakat di sana,” ujar Koen Cornily.

Koen Cornily juga menyampaikan bahwa pemerintah Belgia ingin berinvestasi terkait manajemen pengelolaan air dan infrastruktur di Makassar. Tawaran ini, kata dia akan bermanfaat bagi warga.

Kepada tamunya, Danny Pomanto menegaskan bahwa Makassar merupakan gerbang penghubung bagian barat dan timur Indonesia, memiliki posisi geografis sangat strategis. Lalu lintas pelayaran dan aktifitas perniagaan via laut di wilayah Makassar sangat padat.

Danny Pomanto menyebut penilaian Port of Antwerp sangat tepat jika ingin berinvestasi di Makassar. Selain keunggulan geografis, Pemerintah Kota Makassar juga unggul dalam ketersediaan infrastruktur sesuai dengan kriteria yang diajukan.

“Kota Makassar punya posisi paling bagus di Indonesia, untuk kawasan timur infrastruktur paling bagus di Makassar. Di sinilah titik pusatnya Indonesia. Banyak kapal perusahaan asing lalu lalang melintasi perairan Makassar, termasuk aktifitas ekspor. Belum lagi industri manufaktur kita di KIMA,” papar Danny.

“Keunggulan lainnya kita sedang merancang Makassar Incorporated sebagai solusi untuk mempercepat investasi masuk ke Makassar untuk menopang pembangunan kita dan tentunya dukungan masyarakat,” lanjutnya.

Tidak hanya itu, dari diskusi mereka terungkap bahwa Belgia ingin menjajaki Twinning City atau kota kembar dengan Makassar. Selain memiliki kemiripan sebagai Waterfront City, juga berada di tengah-tengah wilayah, jika MNP ada di titik tengah Indonesia, maka Port of Antwerp ada di titik tengah Benua Eropa.

Kata Head of Indonesia Representative for Aatrios Senior Consultant Port of Antwerp Bruges International, Jakha Asmanto, Danny Pomanto diharapkan kehadirannya langsung di Belgia untuk membicarakan rencana tersebut.

“Belgia ingin menjajaki kota kembar dengan Makassar. Untuk itu, Pak Wali Kota diundang ke Belgia untuk bertukar ide maupun gagasan terkait rencana-rencana besar untuk berkembang bersama,” ujar Jakha.

Dalam pertemuan ini dihadiri pula Senior Consultant for Port of Antwerp Bruges International, Anwar Wazir, sedangkan dari pihak Pemkot Makassar dihadiri Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, A. Zulkifly Nanda. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com