PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Hari Kesaktian Pancasila, Kapolda Sulsel Tekankan Nilai Pancasila dalam Tugas Polri • Andi Winarno Ditunjuk Sebagai Plh Sekda Sulsel, Gubernur Minta Lanjutkan Program Prioritas • Listyo Sigit Diganti, DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri • UNFOLD Rilis 50+ Cerita Inggris untuk Persiapan TKA Siswa SMA • HIMAKAHA FK Unhas Paparkan Capaian Program OCEANS di Desa Popo Takalar • DPRD Makassar Sahkan APBD Perubahan 2026 Rp5,26 Triliun, Fraksi Soroti Arah Belanja Pemkot • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Hari Kesaktian Pancasila, Kapolda Sulsel Tekankan Nilai Pancasila dalam Tugas Polri • Andi Winarno Ditunjuk Sebagai Plh Sekda Sulsel, Gubernur Minta Lanjutkan Program Prioritas • Listyo Sigit Diganti, DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri • UNFOLD Rilis 50+ Cerita Inggris untuk Persiapan TKA Siswa SMA • HIMAKAHA FK Unhas Paparkan Capaian Program OCEANS di Desa Popo Takalar • DPRD Makassar Sahkan APBD Perubahan 2026 Rp5,26 Triliun, Fraksi Soroti Arah Belanja Pemkot •
Makassar

Kecamatan Manggala Butuh Waduk Baru untuk Atasi Banjir

1715
×

Kecamatan Manggala Butuh Waduk Baru untuk Atasi Banjir

Sebarkan artikel ini
Kecamatan Manggala Butuh Waduk Baru untuk Atasi Banjir
Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun anggaran 2024 tingkat Kecamatan Manggala yang dihelat di hotel Maxone, Jl. Taman Makam Pahlawan Makassar, Rabu (8/2/2023).

MAKASSAR—Untuk mengatasi banjir yang hampir setiap musim penghujan menghantui masyarakat Kecamatan Manggala, Kota Makassar, khususnya di wilayah Blok X Perumnas Antang dan sekitarnya, disimpulkan perlu dibangun waduk baru yang dapat menampung air dari sungai yang ada di wilayah Kota Makassar.

Hal itu terungkap dalam diskusi saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun anggaran 2024 tingkat Kecamatan Manggala yang dihelat di hotel Maxone, Jl. Taman Makam Pahlawan Makassar, Rabu (8/2/2023).

Anggota DPRD Kota Makassar Dapil IV Manggala Panakkukang, Supratman menuturkan, bahwa berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan, Waduk Regulasi Nipa-nipa yang ada di perbatasan Kabupaten Gowa, Maros dan Kota Makassar, posisinya lebih tinggi dari wilayah Blok X yang menjadi langganan banjir, sehingga tidak memiliki dampak yang signifikan untuk mengurangi banjir di wilayah tersebut.

“Waduk Regulasi Nipa-nipa yang saat ini ada, posisinya lebih tinggi dari blok X, jadi waduk itu hanya menampung air dari sungai-sungai yang ada di Gowa dan hampir tidak mungkin menampung air dari blok X yang memang posisinya lebih rendah,” jelas Politisi Partai Nasdem itu.

Menurut Supra pihaknya telah melakukan peninjauan bersama Wakil Wali Kota (Wawali) Makassar, hamparan kurang lebih seluas 100 Ha, yang berada di belakang Kelurahan Tamangapa yang sangat layak dijadikan waduk tunggu, karena posisinya jauh lebih rendah.

“Ada lahan seluas sekitar 100 Ha di belakang Tamangapa yang sudah kami tinjau bersama ibu Wawali, dan itu sangat layak untuk dijadikan waduk tunggu baru guna mengatasi banjir di Kecamatan Manggala, dan ini akan terus kita komunikasikan dengan pihak balai (Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan;red). Kalau perlu biaya pembangunannya nanti ditanggung Pemkot Makassar sementara pengelolaannya tetap di balai,” tegas Sekretaris Komisi C DPRD Kota Makassar itu.

Menanggapi hal itu, salah satu peserta Musrenbang delegasi Kelurahan Biring Romang, Muh. Yusuf, mengaku sangat mengapresiasi rencana akan dibuatnya waduk baru di wilayah Kecamatan Manggala tersebut.

Menurut Yusuf jika memang waduk Nipa-nipa yang posisinya lebih tinggi dan waduk tunggu Pampang yang ada di Kelurahan Bitowa daya tampungnya sangat minim, pembangunan waduk baru menjadi satu-satunya solusi dalam mengatasi banjir di Kecamatan Manggala.

“Saya rasa pembangunan waduk baru di wilayah Manggala merupakan kebutuhan mendesak yang harus segera direalisasikan, sehingga bencana banjir yang nyaris setiap musim penghujan menghantui wilayah Manggala minimal dapat diminimalisir,” tukas Yusuf.

Untuk diketahui Musrenbang kecamatan Manggala yang dibuka Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Irwan Bangsawan mewakili Wali Kota tersebut turut dihadiri juga Tripika Kecamatan Manggala, Anggota DPRD Kota Makassar Dapil IV, Supratman, Ketua Forum Kemanusiaan Kota Makassar, dr Udin Saputra Malik,

Hadiri pula beberapa perwakilan SKPD lingkup Pemerintah Kota Makassar, Lurah, Ketua Tim Penggerak PKK, PJ Ketua LPM, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh Agama se kecamatan Manggala. (464ys)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com