Memuat Ramadhan...
BMKG
Memuat data BMKG...
LIVE
Kriminal

Penorobos Iring-Iringan Rombongan Presiden Ditangkap di Kel. Paropo Kec. Panakkukang

1592
×

Penorobos Iring-Iringan Rombongan Presiden Ditangkap di Kel. Paropo Kec. Panakkukang

Sebarkan artikel ini
Penorobos Iring-Iringan Rombongan Presiden Ditangkap di Kel. Paropo Kec. Panakkukang
Penerobos iring-iringan rombongan Presiden Joko Widodo yang terjadi di Jl. G. Bawakaraeng Makassar, Rabu, 29 Maret 2023 videonya sempat viral, akhirnya ditangkap Polrestabes Makassar, di Kelurahan Paoropo, Kecamatan Panakkukang Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (30/3/2023).

MAKASSAR—Penerobos iring-iringan rombongan Presiden Joko Widodo yang terjadi di Jl. G. Bawakaraeng Makassar, Rabu, 29 Maret 2023 videonya sempat viral, akhirnya ditangkap Polrestabes Makassar, di Kelurahan Paoropo, Kecamatan Panakkukang Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (30/3/2023).

Pria berusia 18 tahun diketahui bernama Darul dan berdomisili di Jl. Sungai Celendu, Kelurahan Pisang Utara, Kecamatan Ujung Pandang tersebut mengaku, tidak mengetahui, bahwa rombongan tersebut merupakan rombongan presiden.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Budhi Haryanto saat ekspose di Mapolrestabes Makassar menjelaskan, bahwa sesuai arahan Presiden Jokowi melalui Kapolda Sulsel, Presiden menghendaki tidak dilakukan proses hukum terhadap penerobos, namun Presiden meminta lebih ditingkatkannya sosialisasi terkait tertib berkendara di jalan raya.

“Atas perintah Bapak Presiden melalui Danpaspampres yang disampaikan melalui Kapolda Sulsel, Bapak Presiden Menginginkan untuk perkara ini tidak diproses hukum, namun kita akan lakukan pembinaan, Beliau mengingkan lebih mengaktifkan sosialisasi bagaimana orang berkendaraan dengan tertib sehingga tidak mengganggu pengguna jalan lainnya,” terang Kombes Budhi.

Lebih lanjut menurut Kombes Budhi, saat kejadian Presiden Jokowi sudah turun dari kendaraan dan masuk ke dalam pasar, saat itu kendaraan dalam keadaan kosong dan hendak menuju ke titik penjemputan.

Dijelaskannya pula, bahwa saat kejadian pelaku sedang berkendara melawan arus, karena kaget dan kebingungan pelaku yang diketahui juga suka balapan liar tersebut kaget dan memotong laju rombongan kendaraan RI 1.

Sementara itu Pelaku Darul di depan awak media mengaku minta maaf kepada Presiden RI, TNI dan Polri atas kejadian tersebut dan mengaku tidak mengetahui itu rombongan presiden.

“Saya minta maaf kepada bapak presiden, TNI-Polri atas video saya yang viral dan terima kasih atas bapak presiden dan Polri untuk tidak menindak secara hukum. Saya tidak tahu itu rombongan presiden,” ucap Darul dengan wajah tertunduk.

Hingga saat ini Darus masih ditahan di Maporestabes Makassar untuk dilakukan pembinaan, demikian juga dengan kendaran yang ditungganginya turut disita pihak kepolisian. (70n/464ys)

Konten dilindungi © Mediasulsel.com
Advertisement