MAKASSAR—Atraksi budaya Dinas Kebudayaan Kota Makassar kali ini menyasar dua daerah berpengakuan The United Nations Educational Scientific and Cultural Organization (UNESCO). Selayar dan Bulukumba.
Pengakuan UNESCO bagi Selayar yakni Taka Bonerate yang merupakan salah satu atoll terbesar di dunia sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO di bawah kategori āWarisan Alamā 2015.
Sementara Bulukumba berpengakuan UNESCO yakni Kapal Pinisi sebagai Warisan Budaya Tak Benda 2017.Di Selayar, Disbud Makassar menampilkan tari pada Festival Takabonerate.
āKami menampilkan Tari Masitasi dari sanggar seni Potonro binaan Disbud Makassar dan Tari Pepeā Pepeka Ri Makka oleh sanggar Seni Paropo, binaan Disbud juga,ā ujar Irmayanti, Kabid Penerapan Budaya dan Kesenian Disbud Makassar.
Ia menjelaskan, Masitasi merupakan singkatan dari Maliā Siparappe, Tallang Sipahua yang memiliki makna tolong menolong. Sementara Pepeā Pepeka Ri Makka memiliki makna terkait dengan penyebaran agama Islam sekitar abad ke-17.
āSementara di Bulukumba kami juga dapat undangan pada Gala Dinner Festival Pinisi 27 Oktober. Sanggar Seni Potonro binaan kami menampilkan Tari To Pabbiring dan Sanggar Seni Paropo juga membawakan Tari Pepeā Pepeka Ri Makka,ā lanjutnya.
Menurut Irmayanti, Tari To Pabbiring adalah sebuah Tarian yang menggambarkan kehidupan sosial masyarakat yang hidup di pesisir pantai Bulukumba. Gemar Berlayar dengan memegang teguh Falsafah melalui satu prinsip āMaliā siparappe, Tallang sipahua.
Kepala Disbud Makassar, Andi Herfida Attas mewakili Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto menghadiri opening ceremony Festival Pinisi di Bulumba. Termasuk beberapa rangkaian hingga malam gala dinner.
Kadisbud Makassar bersama Bupati Bulukumba juga menhadiri ritual adat kajang Andingingi. Ritual ini merupakan wujud hubungan yang harmonis antara manusia dengan alam dan manusia dengan manusia. Pada momen itu, tamu dipakaikan sarung dan passapu.
Andi Herfida mengaku sangat bangga pihaknya mendapat undangan dari pemkab pada dua even budaya yang sangat terkenal.
āSemoga Festival Takabonerate dan Festival Pinisi ke depan terus bisa dilaksanakan dan menjadi trigger, agar semakin banyak wisatawan lokal, nusantara, serta mancanegara ke Selayar dan Bulukumba,ā harap Andi Herfida.
Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin yang turut hadir memberikan apresiasi. Bupati Selayar, Muh Basli Ali dan Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf berterima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat pada kedua event tersebut. Terutama kepada Disbud Makassar dengan penampilan tarian yang sangat memukau.
Sektor pariwisata dan budaya yang dikemas lewat festival ini berperan dalam menciptakan multiflyer effect khususnya di sektor ekonomi.
āProses pelaksanaan pembangunan Bandara Pariwisata juga akan terus diupayakan sehingga akan mempercepat penyediaan infrastruktur yang dapat memancing peningkatan kunjungan wisatawan,ā kata Andi Muchtar Ali Yusuf. (*/4dv)


















