PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Andi Winarno Resmi Jadi Pj Sekda Sulsel, Gantikan Jufri Rahman yang Purnabakti • HUT TNI ke-81, Koramil Panakkukang-Manggala Gelar Makan Gratis Bersama Warga dan UMKM • SLF Diterbitkan Konsultan, Praktik Developer Bone Diduga Tak Sesuai PP 28/2025 • Tawuran Berulang, Potret Rusaknya Sistem Kehidupan • Duga Surat MA Disabotase, Bupati Husnia Talenrang Lapor Polda Sulsel • Pembangunan Daerah Penyangga Sulawesi Selatan • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Andi Winarno Resmi Jadi Pj Sekda Sulsel, Gantikan Jufri Rahman yang Purnabakti • HUT TNI ke-81, Koramil Panakkukang-Manggala Gelar Makan Gratis Bersama Warga dan UMKM • SLF Diterbitkan Konsultan, Praktik Developer Bone Diduga Tak Sesuai PP 28/2025 • Tawuran Berulang, Potret Rusaknya Sistem Kehidupan • Duga Surat MA Disabotase, Bupati Husnia Talenrang Lapor Polda Sulsel • Pembangunan Daerah Penyangga Sulawesi Selatan •
Jawa Tengah

Rakor PAD 2026 Digelar di Semarang, Wali Kota Makassar Tekankan Target Nyata dan Digitalisasi Pendapatan

405
×

Rakor PAD 2026 Digelar di Semarang, Wali Kota Makassar Tekankan Target Nyata dan Digitalisasi Pendapatan

Sebarkan artikel ini
Rakor PAD 2026 Digelar di Semarang, Wali Kota Makassar Tekankan Target Nyata dan Digitalisasi Pendapatan
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar menggelar Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2026 di Gumaya Tower Hotel, Semarang, Senin (9/2/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat sinergi dan konsolidasi kebijakan pendapatan antarperangkat daerah.

SEMARANG—Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar menggelar Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2026 di Gumaya Tower Hotel, Semarang, Senin (9/2/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat sinergi dan konsolidasi kebijakan pendapatan antarperangkat daerah.

Rakor PAD 2026 secara resmi dibuka Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. Dalam sambutannya, Munafri menegaskan bahwa rakor tersebut tidak boleh sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan harus menghasilkan capaian nyata yang dapat direalisasikan oleh seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

“Acara ini jangan dijadikan hanya sebuah seremonial. Tapi ini harus kita achieve, kita harus mampu untuk merealisasikan,” tegas Munafri di hadapan peserta rakor.

Menurutnya, Rakor PAD merupakan bentuk komitmen bersama yang memiliki konsekuensi moral dan tanggung jawab besar bagi seluruh jajaran Pemerintah Kota Makassar. Ia mengibaratkan komitmen tersebut sebagai sebuah akad yang harus ditunaikan secara sungguh-sungguh.

Munafri juga mengingatkan agar kegiatan rakor tidak sekadar menghabiskan anggaran tanpa hasil yang maksimal. Ia menilai diskusi dan materi yang disampaikan para narasumber menyimpan banyak potensi dan pelajaran penting yang harus diterjemahkan menjadi kebijakan serta terobosan konkret di masing-masing OPD.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Makassar mendorong Bapenda dan seluruh OPD untuk lebih berani menghadirkan inovasi dalam menggali dan mengoptimalkan potensi pendapatan daerah. Ia meyakini potensi PAD Kota Makassar sangat besar dan tidak akan berada di bawah angka Rp2,7 triliun jika dikelola secara maksimal dan terukur.

Untuk mencapai target tersebut, Munafri menekankan pentingnya penerapan digitalisasi dalam sistem pengelolaan dan optimalisasi pendapatan daerah sebagai salah satu pendekatan utama yang harus diperkuat ke depan.

Melalui Rakor PAD Pemerintah Kota Makassar Tahun 2026 ini, Bapenda menegaskan komitmennya untuk mendorong tata kelola pendapatan yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi mewujudkan Makassar yang unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan. (Ag4ys/4dv)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com