PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Kasus 600 Zak Pupuk Subsidi di Bone, Belum Ada Tersangka • Mengajarkan Pergaulan Islami dari Ibu untuk Remaja • Paris Yasir Jenguk Pasien dan Tinjau IGD RSUD Jeneponto • Tinggalkan Cara Lama, Begini Modernnya Siswa SMPN 12 Makassar Ikut Kompetisi Belajarku • Appi Dijadwalkan Terima KTA Demokrat Hari Ini, Dua Hari Usai Tinggalkan Golkar • 40 Peserta Ikuti Pemagangan Nasional di Yogyakarta, Ini Kata Menaker • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Kasus 600 Zak Pupuk Subsidi di Bone, Belum Ada Tersangka • Mengajarkan Pergaulan Islami dari Ibu untuk Remaja • Paris Yasir Jenguk Pasien dan Tinjau IGD RSUD Jeneponto • Tinggalkan Cara Lama, Begini Modernnya Siswa SMPN 12 Makassar Ikut Kompetisi Belajarku • Appi Dijadwalkan Terima KTA Demokrat Hari Ini, Dua Hari Usai Tinggalkan Golkar • 40 Peserta Ikuti Pemagangan Nasional di Yogyakarta, Ini Kata Menaker •
Makassar

Munafri Ajak Dubes Australia Tangani Sampah, Banjir, dan Transportasi Publik

574
×

Munafri Ajak Dubes Australia Tangani Sampah, Banjir, dan Transportasi Publik

Sebarkan artikel ini
Munafri Ajak Dubes Australia Tangani Sampah, Banjir, dan Transportasi Publik
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima kunjungan Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier, bersama Konsul Jenderal Australia, Todd Dias, di Balai Kota Makassar, Rabu (21/5/2025). Kunjungan ini menjadi langkah strategis mempererat kerja sama bilateral antara Australia dan Pemerintah Kota Makassar.

MAKASSAR—Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima kunjungan Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier, bersama Konsul Jenderal Australia, Todd Dias, di Balai Kota Makassar, Rabu (21/5/2025). Kunjungan ini menjadi langkah strategis mempererat kerja sama bilateral antara Australia dan Pemerintah Kota Makassar.

Dalam pertemuan hangat tersebut, Munafri atau yang akrab disapa Appi, memaparkan sejumlah program prioritas pembangunan kota yang membutuhkan dukungan dan kolaborasi internasional. Fokus utamanya, kata Appi, ada pada penanganan sampah, banjir, dan transportasi publik.

“Ada tiga isu utama kami: sampah, banjir, dan transportasi publik. Kami ingin menjajaki kerja sama dengan Australia, tidak hanya secara teknis, tetapi juga dalam pemberdayaan masyarakat,” jelas Appi.

Menurutnya, Kota Makassar menghasilkan sekitar 1.000 ton sampah setiap hari. Ini menjadi tantangan besar yang perlu dikelola secara modern dan berkelanjutan. Sementara itu, masalah banjir juga terus membayangi, khususnya di kawasan sekitar Sungai Tallo dan Jeneberang.

Tak hanya itu, Appi juga menyoroti pentingnya pengembangan transportasi publik yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan. Pemkot Makassar kini tengah mengembangkan sistem kendaraan listrik untuk mendukung mobilitas warga yang lebih efisien dan mengurangi kemacetan.

“Kami ingin masyarakat merasa aman dan cepat sampai tujuan. Transportasi publik harus jadi pilihan utama, bukan alternatif,” ujarnya.

Tak ketinggalan, sektor kemaritiman juga turut menjadi perhatian. Menurut Appi, potensi kelautan Makassar sangat besar namun belum tergarap maksimal.

“Kemaritiman akan jadi salah satu kekuatan ekonomi kota. Kita harus mulai serius mengelolanya,” tegasnya.

Menanggapi hal itu, Dubes Rod Brazier menyatakan antusiasmenya. Ia bahkan menyebut kunjungan kali ini terasa seperti “pulang kampung”, karena pernah menempuh studi di Universitas Hasanuddin, Makassar, lebih dari 30 tahun silam.

“Makassar punya tempat spesial dalam hidup saya. Ini bukan kota asing bagi saya,” ucapnya.

Rod Brazier juga menyambut terbuka peluang kerja sama lintas sektor. Ia berjanji akan mendorong koordinasi lebih lanjut dengan berbagai pihak di Australia agar inisiatif-inisiatif Pemkot Makassar bisa diwujudkan secara nyata.

“Kami akan berbicara dengan semua pemangku kepentingan di negara kami untuk memastikan kerja sama ini berjalan optimal dan memberi manfaat bagi kedua pihak,” pungkasnya. (70n/Ag4ys/4dv)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com