Advertisement - Scroll ke atas
Makassar

DPRD Makassar Serap Aspirasi Warga, Infrastruktur hingga Air Bersih Jadi Sorotan

1132
×

DPRD Makassar Serap Aspirasi Warga, Infrastruktur hingga Air Bersih Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini
DPRD Makassar Serap Aspirasi Warga, Infrastruktur hingga Air Bersih Jadi Sorotan
DPRD Kota Makassar menutup Reses Ketiga Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2024–2025 dengan menggelar Rapat Paripurna di Gedung DPRD Makassar, Jumat (15/8/2025).

MAKASSAR—DPRD Kota Makassar menutup Reses Ketiga Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2024–2025 dengan menggelar Rapat Paripurna di Gedung DPRD Makassar, Jumat (15/8/2025).

Dalam rapat yang dihadiri pimpinan dan anggota DPRD, unsur Forkopimda, serta jajaran Pemkot Makassar itu, aspirasi masyarakat dari berbagai daerah pemilihan (dapil) dipaparkan secara resmi.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Juru Bicara Dapil Makassar 1, Fahrizal Arrahman Husain, menyampaikan laporan hasil reses yang dilaksanakan pada 19–21 Juni dan 23–25 Juni lalu di Kecamatan Rappocini, Makassar, dan Ujung Pandang. Menurutnya, sejumlah masalah mendasar masih menjadi keluhan utama warga, mulai dari infrastruktur, pelayanan dasar, hingga pemberdayaan ekonomi.

“Perbaikan jalan, drainase, pengelolaan sampah, ruang terbuka hijau, fasilitas umum dan sosial, posyandu, hingga peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, semuanya mengemuka dalam pertemuan dengan masyarakat,” ungkap Fahrizal yang akrab disapa Dokter Ical.

Selain itu, ketersediaan air bersih disebut semakin mendesak. Menurutnya, degradasi lingkungan membuat debit sumber air baku semakin menurun. DPRD mendorong Pemkot Makassar mengambil langkah strategis agar kebutuhan dasar ini tetap terpenuhi.

“Air bersih adalah kebutuhan utama. Pemkot harus serius menindaklanjuti agar masyarakat tidak kesulitan,” tegasnya.

Lampu penerangan jalan juga menjadi sorotan warga untuk meningkatkan rasa aman, sementara penguatan UMKM diusulkan lewat program bantuan modal dan pelatihan.

DPRD Makassar menegaskan, seluruh aspirasi ini bukan sekadar catatan, melainkan harus menjadi prioritas pemerintah kota dalam program kerja.

“Kami berharap setiap usulan benar-benar dianalisis dan ditindaklanjuti, agar hasil reses tidak berhenti di laporan, tapi bisa diwujudkan untuk kesejahteraan warga,” tutur Dokter Ical.

Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifly, yang hadir mewakili Wali Kota, menyambut baik laporan DPRD. Menurutnya, reses menjadi jembatan penting antara dewan, pemerintah, dan masyarakat dalam merumuskan kebijakan pembangunan.

“Atas nama Pemkot Makassar, kami mengapresiasi kerja keras DPRD dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Sinergi ini adalah kunci kemajuan kota,” ucap Zulkifly. (Ag4ys/4dv)

error: Content is protected !!