Advertisement - Scroll ke atas
News

Pertamina Percepat Dukungan Energi untuk Penanganan Bencana di Sumatera

668
×

Pertamina Percepat Dukungan Energi untuk Penanganan Bencana di Sumatera

Sebarkan artikel ini
Pertamina Percepat Dukungan Energi untuk Penanganan Bencana di Sumatera
Pertamina Patra Niaga mengerahkan bantuan energi untuk mempercepat penanganan darurat di wilayah Sibolga dan Tapanuli Raya yang tengah terdampak banjir dan longsor akibat cuaca ekstrem. Dukungan ini menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran proses penyelamatan dan distribusi bantuan di lapangan.

JAKARTA—Pertamina Patra Niaga mengerahkan bantuan energi untuk mempercepat penanganan darurat di wilayah Sibolga dan Tapanuli Raya yang tengah terdampak banjir dan longsor akibat cuaca ekstrem. Dukungan ini menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran proses penyelamatan dan distribusi bantuan di lapangan.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa ketersediaan energi memegang peran krusial dalam operasi kebencanaan, terutama ketika akses darat terganggu.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Untuk menunjang misi udara, perusahaan menyalurkan 6.000 liter Avtur kepada BNPB yang digunakan untuk pengiriman logistik, pemantauan udara, hingga menjangkau wilayah yang terisolasi. Avtur tersebut diberangkatkan dari Bandara Polonia Medan menggunakan pesawat Hercules TNI AU menuju Sibolga dan kawasan terdampak lainnya.

Selain Avtur, Pertamina Patra Niaga juga menyiapkan dukungan energi tambahan bagi BNPB, BPBD, dan pemerintah daerah. Bantuan itu mencakup 5.100 liter Dexlite untuk operasional alat berat dan mobilisasi logistik BNPB, 5.000 liter Dexlite bagi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara untuk penanganan bantuan bencana, serta 1.000 liter Pertamax untuk kendaraan operasional Lanud Soewondo Medan. Roberth menyebut kebutuhan energi di masa darurat bersifat vital sehingga harus dipastikan tersedia cepat dan tepat sasaran.

Di tengah dukungan darurat, Pertamina Patra Niaga memastikan distribusi BBM dan LPG bagi masyarakat tetap aman di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan wilayah sekitar. Pemantauan suplai dilakukan setiap hari, diperkuat dengan pola Regular Alternative Emergency (RAE) dari IT Lhokseumawe, FT Siantar, dan IT Dumai untuk menjamin SPBU dan lembaga penyalur tetap memiliki stok cukup.

Roberth menambahkan bahwa suplai sempat terhambat akibat gelombang tinggi di jalur laut SPM Belawan, namun kapal kini telah berhasil sandar dan proses bongkar muat kembali berjalan sehingga distribusi bertahap kembali normal. Ketersediaan LPG juga diperkuat dengan penambahan 30 skid tank dari IT Dumai untuk memenuhi kebutuhan di Tapanuli Raya dan Sibolga.

Pertamina Patra Niaga menyampaikan empati kepada seluruh warga terdampak serta menegaskan komitmen melanjutkan dukungan energi sesuai perkembangan situasi di lapangan. Sejak 13 November 2025, perusahaan juga mengaktifkan Satgas Nataru untuk memperkuat pengamanan pasokan energi secara nasional. (*)

error: Content is protected !!