Advertisement - Scroll ke atas
KriminalPeristiwa

Lagi, Pembunuhan Sadis Terjadi Di Pinrang

526
×

Lagi, Pembunuhan Sadis Terjadi Di Pinrang

Sebarkan artikel ini

MEDIASULSEL.com,- Pembunuhan sadis kembali terjadi, kali ini menimpa pasangan suami istri yakni Arifin (40), bersama dengan istrinya yakni Sofwana (36), warga jalan Kesehatan, Kelurahan Penrang, Kecamatan Watang Sawitto, kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Jumat (14-04-2017).

Korban Arifin yang diketahui merupakan Suku Jawa yang sehari harinya menjual nasi di pasar sentral Pinrang ditemukan tergeletak dengan kondisi mengenaskan dimana kepala korban pecah dan terburai tepat di depan kediamannya, korban ditemukan oleh warga yang pulang dari shalat subuh, sementara istri korban yakni Sofwana yang juga suku Jawa di temukan dalam keadaan kritis di kamar rumahnya dimana pada leher korban ditemukan luka bekas gorokan senjata tajam.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga, Peristiwa tersebut diketahui disaat salah seorang tetangga korban yang diketahui bernama ASNUAR (26), yang bermukim di sebelah timur TKP mengatakan bahwa saat kejadian dirinya sedang berzikir setelah shalat subuh sekitar pkl 05.00 wita, dan tiba tiba mendengar suara motor lewat tepat di depan rumahnya dari arah TKP mengarah ke utara, Asnuar juga sempat mendengar suara keras seperti barang jatuh dari atas.

Tidak lama kemudian datang adiknya bernama RIAN yang hendak lari pagi menyampaikan bahwa ada orang tergeletak di luar, selanjutnya Asnuar keluar dan menemukan korban tergeletak di TKP dengan kondisi bersimbah darah, dimana saat itu warga setempat sudah berdatangan di TKP.

Hal yang sama di ungkapkan ULPIANA alias ANA, umur 30 tahun, yang tinggal di sebelah utara kediaman korban, Ulpiana mengatakan bahwa sebelum korban ditemukan oleh warga yang pulang daei shalat subuh di masjid, Sulpiana mendengar suara seperti benda yang jatuh.

Sementara salah seorang tetangga korban yang bermukim di sebelah utara kediaman korban yakni MISNA, umur 37 tahun, seorang ibu rumah tangga mengatakan bahwa sewaktu Misna terbangun sekitar pukul 02.30 wita, ia mendengar suara ribut dari dalam rumah korban seperti orang bertengkar, namun ia tidak mengetahui dengan jelas suara tersebut.

Hingga berita ini di turunkan, kepolisian resort Pinrang masih berusaha mengungkap pelaku pembunuhan sadis tersebut. (*/4ld)

error: Content is protected !!