PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Dandenpom Makassar Warning Prajurit, Jaga Sikap di Lapangan dan Tidak Sembarangan di Medsos • TACO dan MD Entertainment Kolaborasi di Film Filosofi Teras • 153 POKMAS Rumah Pangan B2SA di Makassar Didorong Terapkan Pola Konsumsi Sehat • Gubernur Sulsel Tegaskan, Sitti Husniah Talenrang Tetap Jalankan Tugas Selama Belum Ditahan • 4 Pintu Uang Bupati Gowa Dibongkar Polda Sulsel, Jejaknya Mengarah ke Rumah dan Mobil Miliaran • Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama IAMI, Imam Masjid Dunia Satukan Langkah di Jakarta • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Dandenpom Makassar Warning Prajurit, Jaga Sikap di Lapangan dan Tidak Sembarangan di Medsos • TACO dan MD Entertainment Kolaborasi di Film Filosofi Teras • 153 POKMAS Rumah Pangan B2SA di Makassar Didorong Terapkan Pola Konsumsi Sehat • Gubernur Sulsel Tegaskan, Sitti Husniah Talenrang Tetap Jalankan Tugas Selama Belum Ditahan • 4 Pintu Uang Bupati Gowa Dibongkar Polda Sulsel, Jejaknya Mengarah ke Rumah dan Mobil Miliaran • Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama IAMI, Imam Masjid Dunia Satukan Langkah di Jakarta •
Makassar

Stadion Untia Butuh Akses Tambahan, Pemkot Makassar Ajak Pengembang Terlibat

534
×

Stadion Untia Butuh Akses Tambahan, Pemkot Makassar Ajak Pengembang Terlibat

Sebarkan artikel ini
Stadion Untia Butuh Akses Tambahan, Pemkot Makassar Ajak Pengembang Terlibat
Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar, Andi Zulkifly pada rapat pengembangan kawasan Untia di Balai Kota Makassar, Senin (19/1/2026).

MAKASSAR—Pemerintah Kota Makassar menyiapkan penataan akses jalan menuju Stadion Untia dengan melibatkan pihak pengembang, salah satunya Summarecon. Langkah ini diambil karena akses eksisting dinilai terbatas dan belum memadai untuk menunjang operasional stadion ke depan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar, Andi Zulkifly, mengatakan akses jalan yang saat ini digunakan berstatus pinjam pakai dan masa berlakunya telah berakhir. Kondisi tersebut mendorong Pemkot Makassar mencari kepastian hukum sekaligus menyiapkan akses tambahan.

“Stadion tidak ideal jika hanya memiliki satu akses. Minimal harus ada dua jalur yang layak dan memiliki kepastian hukum,” ujar Andi Zulkifly usai rapat pengembangan kawasan Untia di Balai Kota Makassar, Senin (19/1/2026).

Ia menjelaskan, penambahan akses menjadi bagian penting dalam rekayasa lalu lintas dan pemenuhan analisis dampak lingkungan (Amdal). Akses ganda juga dinilai krusial untuk keselamatan serta kelancaran mobilitas saat stadion beroperasi.

Untuk mewujudkan akses tambahan tersebut, Pemkot Makassar membuka ruang kolaborasi dengan pihak pengembang. Summarecon disebut sebagai salah satu pihak yang berpotensi dilibatkan karena memiliki kawasan strategis di sekitar lokasi stadion.

“Tidak semua lahan di sekitar stadion merupakan milik Pemkot atau negara. Karena itu, keterlibatan pengembang seperti Summarecon menjadi penting untuk membuka akses alternatif,” jelasnya.

Selain penataan akses, Pemkot Makassar juga mencermati status aset lahan yang berkaitan dengan jalan menuju stadion. Seluruh skema kerja sama dan pemanfaatan lahan akan dikonsultasikan ke pemerintah pusat agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

Secara perencanaan, pembangunan stadion dan kawasan pendukungnya telah berjalan. Dinas Pekerjaan Umum (PU) ditargetkan merampungkan perencanaan teknis pada awal Maret, sementara tahap penimbunan direncanakan mulai Mei.

“Yang terpenting, akses jalan harus jelas sejak awal agar pembangunan Stadion Untia berjalan lancar dan berkelanjutan,” pungkas Andi Zulkifly. (70n/Ag4ys/4dv)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com