Memuat Ramadhan...
BMKG
Memuat data BMKG...
LIVE
DKI Jakarta

INACRAFT 2026 Angkat Peran Kriya dan Womenpreneurs dalam Ekonomi Kreatif Nasional

920
×

INACRAFT 2026 Angkat Peran Kriya dan Womenpreneurs dalam Ekonomi Kreatif Nasional

Sebarkan artikel ini
INACRAFT 2026 Angkat Peran Kriya dan Womenpreneurs dalam Ekonomi Kreatif Nasional
INACRAFT 2026 menghadirkan peserta dari berbagai daerah, termasuk Sulawesi Selatan. Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara menampilkan wastra dan kriya khas daerah dengan dukungan Ketua Dekranasda dan Tim Penggerak PKK masing-masing wilayah.

JAKARTA—The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2026 resmi dibuka Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Rabu (4/2/2026), menghadirkan lebih dari 1.000 stan dan menempatkan sektor kriya serta womenpreneurs sebagai bagian penting dalam ekonomi kreatif nasional.

Pameran kerajinan terbesar di Asia Tenggara yang berlangsung pada 4 hingga 8 Februari 2026 ini diinisiasi Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI).

Sejumlah tokoh nasional turut hadir, di antaranya Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Choiri Fauzi, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Selvi Gibran Rakabuming, Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha, serta Ketua Umum ASEPHI Muchsin Ridjan.

Prosesi pembukaan ditandai dengan pemukulan alu sebagai simbol kerja keras, semangat kolektif, dan keberlanjutan budaya, yang merepresentasikan nilai kriya sebagai bagian dari identitas bangsa sekaligus memiliki nilai ekonomi.

Dalam sambutannya, Teuku Riefky Harsya mengatakan INACRAFT menjadi ruang yang mempertemukan tradisi, inovasi, pasar, dan jejaring perajin dari tingkat nasional hingga global. Tema ā€œExploring and Celebrating Womenpreneurs in Craftā€ disebut mencerminkan peran perempuan dalam industri kriya.

Ia mengungkapkan, data Badan Pusat Statistik (BPS) 2025 menunjukkan ekspor ekonomi kreatif Indonesia periode Januari hingga November didominasi subsektor fesyen dan kriya dengan nilai lebih dari 28 miliar dolar AS. Kriya tercatat sebagai kontributor ekspor terbesar kedua dalam ekonomi kreatif nasional.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga mengunjungi sejumlah stan pameran. Didampingi pengurus ASEPHI, Wapres berdialog dengan perajin dan mendengarkan aspirasi terkait tantangan serta peluang industri kriya di Indonesia.

INACRAFT 2026 menghadirkan peserta dari berbagai daerah, termasuk Sulawesi Selatan. Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara menampilkan wastra dan kriya khas daerah dengan dukungan Ketua Dekranasda dan Tim Penggerak PKK masing-masing wilayah.

Ketua Umum ASEPHI Muchsin Ridjan mengatakan INACRAFT 2026 menargetkan sekitar 100.000 pengunjung, termasuk 1.000 pembeli internasional dari berbagai negara. Nilai transaksi ritel diproyeksikan mencapai Rp102,5 miliar, dengan target kontrak dagang sebesar 1,5 juta dolar AS.

INACRAFT menjadi ajang promosi kriya nasional sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi perajin Indonesia di tingkat internasional. (4nny/Ag4ys)

INACRAFT 2026 Angkat Peran Kriya dan Womenpreneurs dalam Ekonomi Kreatif Nasional

Konten dilindungi Ā© Mediasulsel.com
Advertisement
Ɨ