Memuat Ramadhan...
BMKG
Memuat data BMKG...
LIVE
DKI Jakarta

Tana Toraja dan Toraja Utara Menarik Perhatian di INACRAFT 2026

1132
×

Tana Toraja dan Toraja Utara Menarik Perhatian di INACRAFT 2026

Sebarkan artikel ini
Tana Toraja dan Toraja Utara Menarik Perhatian di INACRAFT 2026
Ketua Dekranasda Tana Toraja bersama Bupati Tana Toraja dan Ketua Dekranasda Toraja Utara berfoto bersama di Stand Dekranasda Tana Toraja pada Pameran Kerajinan INACRAFT 2026 di Assembly Hall Jakarta Convention Center (JCC), yang berlangsung mulai 4 Februari 2026.

JAKARTA—Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara tampil menonjol dalam The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2026 yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, pada 4–8 Februari 2026. Kehadiran dua daerah dari Sulawesi Selatan ini menjadi ajang memperkenalkan wastra Toraja kepada pasar nasional dan internasional.

INACRAFT 2026 dibuka Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Rabu (4/2/2026). Pameran yang digagas Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) ini diikuti berbagai daerah untuk menampilkan produk kriya unggulan.

Ketua Dekranasda Toraja Utara sekaligus Ketua TP PKK Toraja Utara, Damayanti Batti, mengatakan Toraja Utara berpartisipasi melalui stand Dekranasda Provinsi Sulawesi Selatan dengan menampilkan wastra khas daerah.

“Dekranasda Toraja Utara hadir melalui stand Dekranasda Provinsi Sulawesi Selatan. Produk yang dipamerkan salah satunya adalah wastra berbahan tenun Sa’dan dan Sarita Toraja. Melalui INACRAFT, kami memperkenalkan wastra Toraja sekaligus melihat tren fesyen dan kriya sebagai referensi bagi perajin di daerah,” ujarnya.

Ketua Dekranasda Kabupaten Tana Toraja sekaligus Ketua TP PKK Kabupaten Tana Toraja, Dr. Erni Yetti Riman, menyebut keikutsertaan Tana Toraja menjadi bagian dari upaya menjaga dan mengembangkan wastra Toraja.

Pemerintah Kabupaten Tana Toraja melalui Dekranasda dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan menghadirkan produk UMKM unggulan dengan stand tersendiri, dengan fokus pada tenun Toraja yang telah memiliki Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).

INACRAFT 2026 mengusung tema “Exploring and Celebrating Womenpreneurs in Craft” yang menyoroti peran perempuan dalam industri kriya dan pelestarian budaya.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2025 mencatat ekspor ekonomi kreatif Indonesia periode Januari–November didominasi subsektor fesyen dan kriya dengan nilai lebih dari 28 miliar dolar AS.

Ketua Umum ASEPHI Muchsin Ridjan menyebut INACRAFT 2026 menargetkan sekitar 100.000 pengunjung, termasuk 1.000 pembeli internasional, dengan proyeksi transaksi ritel mencapai Rp102,5 miliar dan kontrak dagang sebesar 1,5 juta dolar AS. (4nny/Ag4ys)

Tana Toraja dan Toraja Utara Menarik Perhatian di INACRAFT 2026
Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara tampil menonjol dalam The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2026 yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, pada 4–8 Februari 2026. Kehadiran dua daerah dari Sulawesi Selatan ini menjadi ajang memperkenalkan wastra Toraja kepada pasar nasional dan internasional.
Konten dilindungi © Mediasulsel.com
Advertisement
×