JENEPONTO—Polres Jeneponto meraih tiga penghargaan dalam forum evaluasi dan koordinasi yang digelar Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bantaeng di Hotel Kirei Bantaeng, pada Kamis (5/2/2026) kemarin.
Penghargaan tersebut diterima Aiptu Suparman yang mewakili Polres Jeneponto. Kasi Keuangan Polres Jeneponto, Ipda Sultan Sasmita, SH, tidak dapat hadir dalam kegiatan bertajuk Evaluasi Pelaksanaan Anggaran TA 2025, Sosialisasi Anti Korupsi, Stakeholder Day, Asistensi Digitalisasi Pembayaran, dan Langkah Strategis TA 2026.
Kegiatan itu dipimpin Kepala KPPN Bantaeng, Poerfika Agus Bachtiar, dan diikuti kepala seksi keuangan, operator SAKTI, serta para pejabat dan bendahara instansi dalam lingkup kerja KPPN Bantaeng yang meliputi Kabupaten Bantaeng, Bulukumba, dan Jeneponto.
Adapun tiga penghargaan yang diraih Polres Jeneponto meliputi peringkat pertama untuk nominal transaksi DigiPay terbesar, peringkat kedua untuk transaksi KKP terbesar, serta peringkat ketiga untuk jumlah transaksi DigiPay terbanyak.
Kapolres Jeneponto, AKBP Haryo Basuki, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menyebut penghargaan itu merupakan hasil kerja keras tim keuangan dan operator SAKTI.
“Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja sama dan kerja keras yang luar biasa dari tim keuangan dan operator SAKTI,” ujarnya.

“Penghargaan ini membuktikan komitmen Polres Jeneponto dalam menerapkan transparansi, akuntabilitas, dan inovasi digital dalam pengelolaan keuangan negara,” lanjutnya.
Forum yang digelar KPPN Bantaeng itu juga memuat evaluasi pelaksanaan anggaran, sosialisasi pencegahan korupsi, asistensi digitalisasi pembayaran, serta penyusunan langkah strategis pelaksanaan anggaran tahun 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan integritas dan efisiensi pengelolaan keuangan negara di wilayah kerja KPPN Bantaeng. (*)


















