MAKASSAR—Camat Mariso Andi Syahrir Mappatoba, SE, langsung turun ke lapangan memantau pembersihan drainase tersumbat di Jalan Opu Daeng Risaju 3, tepatnya di depan Penginapan Barkah, Kecamatan Mariso, pada hari pertama bertugas, Sabtu (7/2/2026).
Pemantauan dilakukan untuk memastikan aliran drainase kembali lancar dan mencegah genangan air di kawasan tersebut.
Dalam kegiatan itu, Andi Syahrir didampingi Sekretaris Camat Mariso Andi Kamil Yamin, Plt Kasi Kebersihan dan Pertamanan Kecamatan Mariso Rusdi, serta Satgas Kebersihan Kecamatan Mariso.
Ia bersama rombongan menelusuri aliran drainase mulai dari titik sumbatan hingga bermuara ke Kanal Lompo Battang guna memastikan aliran air tidak terhambat.
Andi Syahrir mengatakan, pembersihan drainase merupakan bagian dari tindak lanjut arahan Wali Kota Makassar melalui Program MULIA yang mencakup kegiatan kerja bakti rutin di wilayah.
“Kegiatan kerja bakti dan pembersihan drainase ini merupakan implementasi arahan Bapak Wali Kota Makassar melalui Program MULIA, yang menekankan pentingnya corvei atau kerja bakti rutin di wilayah masing-masing. Lingkungan yang bersih adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Ia juga meminta seluruh lurah di Kecamatan Mariso lebih aktif memantau kondisi wilayah dengan turun langsung ke lapangan.
“Saya meminta kepada seluruh lurah agar lebih aktif turun langsung ke lapangan. Idealnya 75 persen waktu di lapangan dan 25 persen di kantor, sehingga persoalan lingkungan dan pelayanan masyarakat dapat terpantau dan tertangani dengan cepat,” tegasnya.
Pembersihan drainase difokuskan pada pengangkatan sedimen, lumpur, dan sampah yang menjadi penyebab utama tersumbatnya aliran air, guna mengurangi potensi genangan dan menjaga kebersihan lingkungan di Kecamatan Mariso. (70n/Ag4ys/4dv)


















