Memuat Ramadhan...
BMKG
Memuat data BMKG...
LIVE
Media KampusMakassar

Mahasiswa KKNT 115 Unhas Kelurahan Sudiang Hadirkan Inovasi Mitigasi Bencana Lewat Peta Kerawanan Banjir

357
×

Mahasiswa KKNT 115 Unhas Kelurahan Sudiang Hadirkan Inovasi Mitigasi Bencana Lewat Peta Kerawanan Banjir

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa KKNT 115 Unhas Kelurahan Sudiang Hadirkan Inovasi Mitigasi Bencana Lewat Peta Kerawanan Banjir
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Gelombang 115 Universitas Hasanuddin (Unhas) menghadirkan inovasi mitigasi bencana dengan menyusun Peta Tingkat Kerawanan Banjir di Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar. Program tersebut dilaksanakan pada Rabu, (4/2/2026) lalu, sebagai bentuk kontribusi nyata dalam pengurangan risiko bencana banjir di wilayah rawan.

MAKASSAR—Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Gelombang 115 Universitas Hasanuddin (Unhas) menghadirkan inovasi mitigasi bencana dengan menyusun Peta Tingkat Kerawanan Banjir di Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar. Program tersebut dilaksanakan pada Rabu, (4/2/2026) lalu, sebagai bentuk kontribusi nyata dalam pengurangan risiko bencana banjir di wilayah rawan.

Kelurahan Sudiang diketahui menjadi salah satu kawasan yang memiliki potensi kerawanan banjir, terutama saat musim hujan dengan intensitas curah hujan tinggi. Kondisi ini mendorong perlunya upaya mitigasi berbasis data yang mudah dipahami dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat serta pemerintah setempat.

Sesuai keterangan pers yang diterima mediasulsel com Senin (9/2/2026), peta tingkat kerawanan banjir tersebut disusun melalui analisis data geospasial dengan mempertimbangkan sejumlah faktor fisik wilayah, seperti kelerengan, penggunaan lahan, serta karakteristik lingkungan lainnya. Data tersebut kemudian diklasifikasikan ke dalam beberapa kategori tingkat kerawanan banjir untuk memetakan wilayah yang berpotensi terdampak.

Pelaksana Program, Indra, menjelaskan bahwa peta ini memberikan gambaran spasial yang jelas terkait lokasi-lokasi rawan banjir di Kelurahan Sudiang. “Peta ini menampilkan titik-titik lokasi yang terdampak banjir. Melalui pemetaan ini, pemerintah setempat diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan pada lokasi-lokasi prioritas yang rawan,” ujarnya.

Selain sebagai produk akademik, peta kerawanan banjir ini juga difungsikan sebagai media edukasi kebencanaan bagi masyarakat. Dengan visualisasi yang mudah dipahami, masyarakat diharapkan lebih sadar akan risiko bencana di lingkungannya serta mampu meningkatkan kesiapsiagaan sejak dini.

Pemerintah Kelurahan Sudiang menyambut positif inovasi yang dihadirkan mahasiswa KKNT 115 Unhas tersebut. Peta kerawanan banjir ini diharapkan dapat menjadi bahan pendukung dalam perencanaan wilayah dan pengambilan kebijakan terkait penanggulangan banjir di tingkat kelurahan.

Melalui program ini, mahasiswa KKNT 115 Unhas menegaskan peran perguruan tinggi dalam mendorong kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun ketangguhan wilayah terhadap bencana. (Mp/Ag4ys)


Citizen Reporter: Indra (Mahasiswa Kehutanan Unhas)

Artikel ini ditulis oleh Citizen Reporter. Isi dan gaya penulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Redaksi hanya melakukan penyuntingan seperlunya tanpa mengubah substansi.

Konten dilindungi © Mediasulsel.com