PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Appi Minta Dunia Pendidikan Makassar Tak Gagap Hadapi Era AI, Karakter Tetap Jadi PeganganManna Coffee House, Jejak Riyan Mengembangkan Kopi Toraja dari Hulu hingga KedaiAndi Sudirman Masih Rahasiakan Calon Pj Sekda Sulsel, Tunggu Jufri Rahman Purnabakti312 ASN Pangkep Terima Satyalancana Karya Satya, Pengabdian hingga 30 TahunMulai Januari 2027, PPPK Penuh Waktu Didorong Jadi ASN Lewat Tes KompetensiOlympic of Statistics 2026 UNM Resmi Ditutup, Mahasiswa Sejumlah Kampus Bersaing di Ajang Statistik NasionalPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Appi Minta Dunia Pendidikan Makassar Tak Gagap Hadapi Era AI, Karakter Tetap Jadi PeganganManna Coffee House, Jejak Riyan Mengembangkan Kopi Toraja dari Hulu hingga KedaiAndi Sudirman Masih Rahasiakan Calon Pj Sekda Sulsel, Tunggu Jufri Rahman Purnabakti312 ASN Pangkep Terima Satyalancana Karya Satya, Pengabdian hingga 30 TahunMulai Januari 2027, PPPK Penuh Waktu Didorong Jadi ASN Lewat Tes KompetensiOlympic of Statistics 2026 UNM Resmi Ditutup, Mahasiswa Sejumlah Kampus Bersaing di Ajang Statistik Nasional
Takalar

147 Pemuda LDII Takalar Ikuti Edukasi Narkoba dan Rokok, Polisi Ingatkan Risiko Berakhir di Penjara atau Kuburan

392
×

147 Pemuda LDII Takalar Ikuti Edukasi Narkoba dan Rokok, Polisi Ingatkan Risiko Berakhir di Penjara atau Kuburan

Sebarkan artikel ini
147 Pemuda LDII Takalar Ikuti Edukasi Narkoba dan Rokok, Polisi Ingatkan Risiko Berakhir di Penjara atau Kuburan
Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Takalar menggelar kegiatan bertajuk Generasi Sehat Tanpa Rokok dan Narkoba (GEN SMART) di Masjid Baiturrohman, Kecamatan Sombala Bella, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Senin (16/2/2026).

TAKALAR—Sebanyak 147 pemuda LDII Kabupaten Takalar mengikuti edukasi bahaya narkoba dan rokok yang menghadirkan Sat Narkoba Polres Takalar dan Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar dalam kegiatan Generasi Sehat Tanpa Rokok dan Narkoba (GEN SMART) di Masjid Baiturrohman, Kecamatan Sombala Bella, Senin (16/2/2026), dengan peringatan tegas tentang dampak kesehatan, ketergantungan, hingga konsekuensi hukum bagi penyalahguna.

Kegiatan ini diikuti 147 pemuda-pemudi LDII dan dihadiri tamu undangan dari Pemuda LDII Makassar Selatan Wilayah 2 yang meliputi Gowa, Jeneponto, Bantaeng, dan Bulukumba. Edukasi berlangsung sejak pagi hingga menjelang waktu duhur.

Ketua DPD LDII Takalar, Ruslan Nambung, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan membekali generasi muda agar memahami risiko narkoba dan rokok sejak dini.

“Ancaman narkoba kini menyusup halus melalui pergaulan dan rasa ingin tahu. Kami menghadirkan pakar agar pemuda LDII menjadi pelopor generasi sehat yang keren tanpa asap rokok dan hebat tanpa narkoba,” ujar Ruslan.

Materi bahaya narkoba disampaikan Kepala Urusan Pembinaan Operasional Sat Narkoba Polres Takalar, IPDA Abdul Salam, SE. Ia menjelaskan berbagai jenis narkotika, dampak ketergantungan, hingga konsekuensi hukum bagi penyalahguna.

“Mengetahui berbagai jenis narkoba bukan berarti harus mencoba. Dari sosialisasi ini kita tahu bahwa narkoba menyebabkan ketergantungan, kerusakan permanen pada organ tubuh, bahkan kematian. Jangan pernah mencoba,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan risiko serius yang dihadapi penyalahguna narkoba.

“Hanya ada empat tempat bagi pecandu: rehabilitasi, penjara, rumah sakit jiwa, atau kuburan. Jauhi narkoba sebelum narkoba menjauhkanmu dari hidup,” pungkasnya.

Sementara itu, Staf Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar, Masyita Hista, SKM, memaparkan dampak rokok terhadap kesehatan, khususnya bagi remaja yang masih dalam masa pertumbuhan.

“Remaja adalah masa emas pertumbuhan. Menghindari rokok dan rajin olahraga adalah investasi masa depan. Dengan tidak merokok serta rajin olahraga, berarti kita menyimpan kekuatan untuk diri kita saat usia 45 tahun ke atas,” jelas Masyita.

Ia juga mengapresiasi lingkungan LDII yang dinilai memberikan contoh bagi generasi muda.

“Saya senang sekali melihat komunitas LDII, dari anak-anak hingga orang tua, tidak ada yang merokok. Ini teladan luar biasa,” ujarnya.

Peserta mengikuti kegiatan dengan antusias, termasuk dalam sesi tanya jawab terkait cara menolak ajakan mencoba rokok maupun narkoba. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara LDII, kepolisian, dan dinas kesehatan. (*)

147 Pemuda LDII Takalar Ikuti Edukasi Narkoba dan Rokok, Polisi Ingatkan Risiko Berakhir di Penjara atau Kuburan
Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Takalar menggelar kegiatan bertajuk Generasi Sehat Tanpa Rokok dan Narkoba (GEN SMART) di Masjid Baiturrohman, Kecamatan Sombala Bella, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Senin (16/2/2026).

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com