PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Desa Beroanging Ikut Verifikasi Abdidaya Ormawa 2026, Program BKMF Sinapsis FIKK UNM DiujiPemkot Makassar Kejar Sertifikat Aset Ducting SharingPenyuluh Kehutanan Jadi Garda Depan Cegah Karhutla, Kejar Target FoLU Net Sink 2030Sumbangan Gau Maraja Diduga Masuk Rekening Pribadi Kasi Umum Kecamatan Bontocani102 Siswa Baru SMK Kehutanan Negeri Makassar Dikukuhkan, Siap Jadi Rimbawan MudaRotasi Besar Kapolres Sulsel: 5 Kursi Berganti, Ini Daftar Komandan BaruPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Desa Beroanging Ikut Verifikasi Abdidaya Ormawa 2026, Program BKMF Sinapsis FIKK UNM DiujiPemkot Makassar Kejar Sertifikat Aset Ducting SharingPenyuluh Kehutanan Jadi Garda Depan Cegah Karhutla, Kejar Target FoLU Net Sink 2030Sumbangan Gau Maraja Diduga Masuk Rekening Pribadi Kasi Umum Kecamatan Bontocani102 Siswa Baru SMK Kehutanan Negeri Makassar Dikukuhkan, Siap Jadi Rimbawan MudaRotasi Besar Kapolres Sulsel: 5 Kursi Berganti, Ini Daftar Komandan Baru
Makassar

Menteri Pemberdayaan Perempuan Apresiasi Wali Kota Makassar

1093
×

Menteri Pemberdayaan Perempuan Apresiasi Wali Kota Makassar

Sebarkan artikel ini

MEDIASULSEL.com,- Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Prof. Dr. Yohana S. Yambise melayangkan pujian kepada wali kota Makassar atas komitmen besarnya terhadap pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di kota Makassar.

Menteri Yohana menilai semangat wali kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto dalam mengatasi persoalan- persoalan perempuan dan anak di Makassar sejalan dengan komitmen Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

“Pak Wali Kota Makassar mengatakan semua persoalan ujung- ujungnya bermuara pada masalah anak dan perempuan, itu juga menjadi isu global yang saat ini sedang menjadi perhatian besar negara- negara Isalam dan PBB,” ucapnya di Rujab Anging Mammiri, (22/4).

Sebelumnya, pada penyambutan penerimaan, Danny sapaan akrab wali kota mengatakan bahwa jika ditelusuri secara mendalam maka segala persoalan sebuah kota bermuara pada perempuan dan anak.

“Kalau saya pikir- pikir dan mengikuti alur dari setiap persoalan kemasyarakatan maka saya kira ujung- ujungnya ada di perempuan dan anak. Karena itu kita sangat komitmen memberi dukungan untuk upaya pemerintah pusat dalam perlindungan dan pemenuhan hak perempuan dan anak,” tuturnya.

Kehadiran Menteri Yohana di Makassar adalah dalam rangka program seminar dan workshop jelajah three ends (3Ends) yang merupakan program unggulan kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Kegiatan ini akan dilakukan di seluruh kota di Indonesia, termasuk besok diselenggarakan di Makassar, Minggu 23/4.

3Ends adalah End Violence Against Women and Children (Akhiri Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak), End Human Trafficking (Akhiri Perdagangan Manusia), End Barriers To Economic Justice (Akhiri Kesenjangan Ekonomi terhadap perempuan).

Rangakaian 3Ends di Makassar sudah 2 hari, pertama melibatkan OPD terutama Dinas PPPA dan Dinas- Dinas terkait. Kepolisian dan para Bupati se Sulawesi Selatan, Organisasi perempuan, tokoh masyarakat, tokoh anak, dan tokoh agama.

“Tujuan seminar adalah untuk menjangkau para pengambil keputusan dalam upaya menyebarluaskan program 3 ends karena untuk melindungi dan memenuhi hak perempuan dan anak dibutuhkan komitmen dari semua pengambil keputusan,” kata menteri Yohana.

Kegiatan ini juga akan dilakukan deklarasi komitmen dari 24 Polres kabupaten/ Kota se Sulsel dan mengoptimalkan pelayanan fasilitas khusus bagi perempuan dan anak. “Pusat Pelayan Keluarga (Puspaga) juga sudah kita mulai dan saya pikir di Makassar juga sudah harus bentuk pusat pelayanan keluarga. Disamping kita juga akan ada blusukan ke shelter warga Tamamaung untuk berdialog dengan warga di sana,” pungkasnya lagi.

Satu kesyukuran besar, kata Yohana respon dari masyarakat cukup besar di Makassar karena lebih 100ribu orang berpartisipasi dalam kampanye tersebut.

Jelajah 3Ends di Makassar difokuskan pada perlindungan dan pemenuhan hak- hak perempuan dan anak. Anak bertumbuh dan berkembang dengan baik apabila diberi dorongan kepada mereka dengan menyediakan sarana dan prasarana untuk berpartisipasi dan melakukan kegiatan positif

“Melindungi perempuan dari kekerasan dan mendorong perempuan memaksimalkan potensinya. Perhatian kita fokus ke anak. Masa depan bangsa ini ada di anak,” terang menteri Yohana. (*/4ld)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com