PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Pantau Kabut Asap di BMKG, Appi Siapkan Makassar Hadapi Musim Hujan • Andi Amar Ajak Mahasiswa UNCAPI Bone Perangi Narkoba dan Judi Online • DPMPTSP Makassar Awasi Perizinan Dua Perusahaan dalam Sehari • Jalan Sehat Anti Mager Sulsel Digelar 18 Oktober, Ada Hadiah Umrah dan Motor Listrik • SPBU Kalukuang Jeneponto Diduga Dahulukan Pengisian Jerigen • Belanja Rp100 Ribu Dapat Voucher Rp50 Ribu di Sulsel Expo & Culinary 2026 • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Pantau Kabut Asap di BMKG, Appi Siapkan Makassar Hadapi Musim Hujan • Andi Amar Ajak Mahasiswa UNCAPI Bone Perangi Narkoba dan Judi Online • DPMPTSP Makassar Awasi Perizinan Dua Perusahaan dalam Sehari • Jalan Sehat Anti Mager Sulsel Digelar 18 Oktober, Ada Hadiah Umrah dan Motor Listrik • SPBU Kalukuang Jeneponto Diduga Dahulukan Pengisian Jerigen • Belanja Rp100 Ribu Dapat Voucher Rp50 Ribu di Sulsel Expo & Culinary 2026 •
Jeneponto

SPBU Kalukuang Jeneponto Diduga Dahulukan Pengisian Jerigen

39
×

SPBU Kalukuang Jeneponto Diduga Dahulukan Pengisian Jerigen

Sebarkan artikel ini
antrean pengguna jerigan di SPBU
Pelayanan pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU 74.923.35 Kalukuang, Kabupaten Jeneponto, yang diduga mendahulukan pengisian BBM menggunakan jerigen Jumat (16/10/2026). (Foto: Kahar Sese)

JENEPONTO – Pelayanan pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU 74.923.35 Kalukuang, Kabupaten Jeneponto, menjadi sorotan. SPBU tersebut diduga mendahulukan pengisian BBM menggunakan jerigen saat kendaraan roda dua dan roda empat masih mengantre.

Pemandangan itu disaksikan mediasulsel.com pada Jumat (16/10/2026). Saat menjelang salat Jumat, akses masuk SPBU terlihat ditutup menggunakan rantai. Di tengah kondisi tersebut, pengisian BBM menggunakan jerigen justru berlangsung.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai penerapan aturan pelayanan di SPBU tersebut. Terlebih, larangan pengisian BBM menggunakan jerigen terlihat terpampang di lokasi.

Sementara itu, sejumlah kendaraan masih mengantre untuk mendapatkan BBM. Jika pengisian jerigen dilakukan tanpa memenuhi ketentuan yang berlaku, praktik tersebut berpotensi mengganggu pelayanan kepada konsumen lain.

Pengisian BBM menggunakan jerigen pada dasarnya tidak dapat dilakukan secara bebas. Untuk BBM bersubsidi atau yang mendapat penugasan pemerintah, pembelian menggunakan wadah tertentu harus mengikuti ketentuan yang berlaku, termasuk persyaratan surat rekomendasi bagi sektor yang berhak.

Ketentuan tersebut dimaksudkan untuk memastikan penyaluran BBM tepat sasaran dan mencegah penyalahgunaan. Karena itu, dugaan pengisian jerigen di SPBU Kalukuang perlu diklarifikasi, termasuk apakah pembeli telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Jika tidak diawasi dengan baik, praktik pengisian jerigen berpotensi memicu antrean lebih panjang, mengganggu akses masyarakat terhadap BBM, hingga menimbulkan risiko keselamatan apabila prosedur penanganan bahan bakar tidak dipenuhi.

Masyarakat yang menemukan dugaan pelanggaran penyaluran BBM dapat menyampaikan pengaduan kepada Pertamina melalui Contact Center 135. Pelaporan juga dapat diteruskan kepada BPH Migas atau instansi berwenang untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan.

Dalam kasus SPBU Kalukuang, mediasulsel.com telah berupaya meminta klarifikasi kepada manajer SPBU, Candra, melalui pesan WhatsApp. Pesan tersebut telah terbaca, tetapi hingga berita ini diturunkan belum mendapat tanggapan.

Dalam pesannya, jurnalis mempertanyakan dugaan pengisian jerigen di tengah antrean kendaraan yang masih panjang.

“Assalamu alaikum. Antri panjang lagi saya lihat kendaraan roda 4 dan 2. Soalnya kalau dilihat dikasi lagi kesempatan pengecer mengisi jerigen sehingga itu dapat jadi penyebab terjadinya antrian kendaraan untuk pengisian pertalite,” demikian isi pesan yang dikirimkan kepada pihak SPBU.

Belum adanya tanggapan dari manajemen membuat sejumlah pertanyaan terkait pola pelayanan dan prosedur pengisian BBM di SPBU tersebut belum terjawab.

Mediasulsel.com tetap membuka ruang bagi pihak SPBU 74.923.35 Kalukuang maupun pihak terkait untuk memberikan penjelasan mengenai kejadian tersebut. (5353)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Kirim Komentar

📢 Mohon utamakan adab, etika, dan sopan santun dalam berkomentar. Semua komentar akan melewati proses moderasi sebelum diterbitkan.

Konten dilindungi © Mediasulsel.com