AS – Angkatan Laut Amerika Serikat akhirnya meminta maaf atas kelakuan salah satu pilotnya yang membuat gambar mirip kelamin pria raksasa di udara menggunakan sebuah pesawat tempur pada Kamis (16/11/2017).
Peristiwa tersebut terjadi di kota Okanogan, negara bagian Washington AS. Pelakunya adalah seorang pilot AL dari Naval Air Station Whidbey Island, sebuah pangkalan AL AS yang terletak di bagian barat negara bagian Washington.
Gambar penis di atas langit Okanogan County di barat negara bagian Washington sentak membuat kaget warga yang melihatnya serta memicu reaksi warganet yang ramai-ramai mengecam peristiwa itu.

Juru Bicara Thomas Mills mengatakan kepada BBC: “Dari sudut pandang Angkatan Laut, kami meminta awak pesawat kami memiliki standar tertinggi dan ini sama sekali tidak dapat diterima.”
“Aksi pilot ini sepenuhnya tak bisa diterima dan tidak etis menurut nilai-nilai utama Angkatan Laut,” bunyi pernyataan AL AS yang dirilis Jumat (17/11/2017).
“Kami telah menghukum sang pilot untuk tak boleh terbag dulu dan menggelar investigasi menyeluruh. Kami akan menuntut pertanggungjawaban dari para pelaku,” bunyi pernyataan itu lebih lanjut.
“Angkatan Laut meminta maaf atas aksi tak bertanggung jawab serta kekanak-kanakan ini dan kepada mereka yang tersinggung akibat peristiwa ini,” tutup AL AS.
Sementara itu, administrasi Penerbangan Federal (Federal Aviation Administration), sebuah badan pemerintah yang mengatur wilayah udara AS, mengatakan kepada stasiun TV lokal KREM 2 bahwa manuver tersebut tidak menimbulkan risiko keselamatan dan mereka “tidak dapat menjaga moralitas”.
Sebelumnya, peristiwa seperti Ini bukan pertama kalinya terjadi, pada bulan Agustus lalu, seorang pilot tempur RAF juga sempat menggambar penis sepanjang 35 mil di radar yang memantau langit di atas Lincolnshire, Inggris. [*/4LD]







