PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Tawuran Berulang, Potret Rusaknya Sistem Kehidupan • Duga Surat MA Disabotase, Bupati Husnia Talenrang Lapor Polda Sulsel • Pembangunan Daerah Penyangga Sulawesi Selatan • M. Awal Chairuddin Resmi Pimpin Polda Sulsel, Gantikan Djuhandhani • Langgar GSB, Ruko di Hertasning Disegel Pemkot Makassar • PGRI Kelara Gelar Konkercab I, Fokus Perkuat Soliditas dan Profesionalisme Guru • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Tawuran Berulang, Potret Rusaknya Sistem Kehidupan • Duga Surat MA Disabotase, Bupati Husnia Talenrang Lapor Polda Sulsel • Pembangunan Daerah Penyangga Sulawesi Selatan • M. Awal Chairuddin Resmi Pimpin Polda Sulsel, Gantikan Djuhandhani • Langgar GSB, Ruko di Hertasning Disegel Pemkot Makassar • PGRI Kelara Gelar Konkercab I, Fokus Perkuat Soliditas dan Profesionalisme Guru •
Biro Humas Pemprov Sulsel

Dinas PPPA Sulsel Latih TRC Untuk Perempuan Korban Kekerasan

496
×

Dinas PPPA Sulsel Latih TRC Untuk Perempuan Korban Kekerasan

Sebarkan artikel ini
Dinas PPPA Sulsel

MAKASSAR – Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bagi Sumber Daya Manusia (SDM) lembaga penyedia layanan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Dinas PPPA Provinsi Sulawesi Selatan melaksanakan Pelatihan bagi SDM Penyedia Layanan yang digelar Senin (4/11/2019) di Hotel Grand Asia Makassar.

Kepala Dinas PPPA Provinsi Sulawesi Selatan, Ilham A. Gazaling menjelaskan, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam pelaksanaan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Sulawesi Selatan.

“Ini juga bagian dari dukungan kami terhadap program Three end’s yang digagas oleh Kementerian PPPA, yang mana salah satunya adalah mengakhiri perdagangan manusia,” jelasnya.

Selain itu, jelas Ilham, kondisi aktual di Sulawesi Selatan saat ini menunjukkan perlunya ada perhatian serius dari pemerintah terkait dengan maraknya kasus kekerasan yang terjadi pada perempuan.

“Berdasar laporan di aplikasi Simfoni PPPA, hingga bulan Agustus jumlah kekerasan yang terjadi terhadap perempuan mencapai angka 605 kasus, yang mana 45 persen diantaranya merupakan bentuk kekerasan ranah personal atau KDRT,” ungkap Ilham.

Dengan kondisi ini, menurut Ilham, sangat penting untuk meningkatkan kemampuan SDM yang ada di lembaga penyedia layanan sehingga bisa memberikan pendampingan yang optimal bagi perempuan maupun anak yang menjadi korban kekerasan.

“Apalagi kebutuhan korban ini cukup kompleks, mulai dari penanganan pengaduan, kesehatan, bantuan hukum, rehabilitas hingga reintagrasi sosial. Disini peran SDM lembaga pelayanan sangat penting, untuk memastikan mereka yang menjadi korban terpenuhi kebutuhannya secara maksimal,” terangnya.

Ilham menjelaskan, saat ini di beberapa kabupaten/kota sudah terbentuk Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A). Meski begitu, karena berbagai keterbatasan, penjangkauan yang dilakukan Unit P2TP2A masih sangat terbatas.

“Karena pertimbangan itu juga, kita melatih SDM yang hadir pada kegiatan ini. Tujuannya, SDM-SDM ini akan menjadi Tim Reaksi Cepat (TRC) yang dapat melakukan penjangkauan, deteksi dan melakukan rekomendasi tindak lanjut bagi korban,” papar Ilham.

Sistem kerja tim ini, lanjut Ilham, akan berkoordinasi dengan Satgas PPA yang berada di kabupaten/kota. “Melalui pelatihan ini, kami berharap SDM-SDM ini bisa memahami apa yang akan menjadi tugas mereka di lapangan tentu dengan berdasar pada SOP yang telah ditetapkan,” pungkasnya. [*]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com