MAROS—Hujan deras yang disertai angin kencang pada Jumat malam (14/1/2022) menyebabkan pohon besar tumbang di wilayah Bantimurung, RT 05 RW 01, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros.
Pohon yang tumbang tersebut menimpa rumah warga dan merusak jaringan listrik di Kelurahan Kalabbirang sekitar pukul 22.30 Wita.
Pohon tersebut tersangkut di jaringan listrik tegangan tinggi milik PLN dan hampir menghancurkan seluruh bangunan rumah milik warga.
Berdasarkan pantauan Mediasulsel.com, rumah yang tertimpa pohon besar ini adalah milik Mita (30), warga setempat yang rumahnya rusak parah di bagian atap dan dinding depan.

Kurangnya Respon dari Pihak Terkait
Mita mengaku telah beberapa kali melaporkan adanya pohon besar di depan rumahnya ke PLN, BPBD, dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Maros, agar segera dipangkas untuk mencegah insiden. Namun, ia menyayangkan karena belum ada respon dari pihak terkait sebelum pohon itu tumbang.
“Iya, padahal sudah saya lapor ke PLN, BPBD, DLH Maros, agar pohon besar di depan rumah dipangkas, tapi tak ada tanggapan. Nah, kalau sudah terjadi (pohon tumbang) siapa yang bertanggung jawab?” keluh Mita.
Kronologi Kejadian
Saksi mata, Muhammad Rusli, tetangga korban yang juga Sekretaris Desa (Sekdes) Jenetaesa, Kecamatan Simbang, menceritakan bahwa peristiwa tersebut terjadi secara tiba-tiba.
“Kemarin itu hujan deras disertai angin. Tiba-tiba terdengar suara keras mengenai atap rumah. Tak lama, kami langsung menghubungi pihak PLN dan instansi terkait guna mengambil langkah preventif,” jelasnya.
Beruntung, Mita dan keluarganya tidak berada di dalam rumah saat kejadian sehingga tidak mengalami cedera. Kini, mereka terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Pemadaman Listrik dan Estimasi Kerugian
Setelah mendapat laporan, pihak PLN langsung memutus aliran listrik pada Jumat pukul 23.00 Wita untuk mencegah bahaya lebih lanjut.
Listrik baru kembali normal pada Sabtu (15/1) sekitar pukul 11.30 Wita. Kerugian material akibat bencana ini diperkirakan mencapai sekitar lima juta rupiah.
Peringatan BMKG dan Imbauan Waspada
Sebelumnya, BMKG telah memperingatkan masyarakat terkait peningkatan curah hujan akibat fenomena La Nina yang dapat memicu cuaca ekstrem.
Warga di wilayah rawan bencana seperti Bantimurung diminta untuk lebih waspada saat menghadapi hujan deras yang disertai angin kencang. (*)


















