PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Dalami Dugaan Korupsi Dinkes Parepare, Polda Sulsel Periksa Taufan Pawe • 19,5 Hektare Hutan di Polewali Mandar Dibuka Ilegal, Dua Tersangka Diserahkan ke Jaksa • FK-GARDA Desak Dirlantantas Polda Sulsel Copot Kasatlantas Makassar dan Maros • SK PLT Pengkot TI Kendari Dipersoalkan, Pelatih Desak Pengprov TI Sultra Bertindak • Munafri Minta Pengembangan Perumahan Makassar Diikuti Sekolah dan Puskesmas • Menaker Ungkap Isi RUU Pelindungan Ketenagakerjaan di DPR • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Dalami Dugaan Korupsi Dinkes Parepare, Polda Sulsel Periksa Taufan Pawe • 19,5 Hektare Hutan di Polewali Mandar Dibuka Ilegal, Dua Tersangka Diserahkan ke Jaksa • FK-GARDA Desak Dirlantantas Polda Sulsel Copot Kasatlantas Makassar dan Maros • SK PLT Pengkot TI Kendari Dipersoalkan, Pelatih Desak Pengprov TI Sultra Bertindak • Munafri Minta Pengembangan Perumahan Makassar Diikuti Sekolah dan Puskesmas • Menaker Ungkap Isi RUU Pelindungan Ketenagakerjaan di DPR •
Makassar

Jelang Ramadan, Polda Sulsel & Perumda Pasar Makassar Duduk Bersama Bahas Peningkatan Keamanan di Lingkup Pasar

1273
×

Jelang Ramadan, Polda Sulsel & Perumda Pasar Makassar Duduk Bersama Bahas Peningkatan Keamanan di Lingkup Pasar

Sebarkan artikel ini
Jelang Ramadan, Polda Sulsel & Perumda Pasar Makassar Duduk Bersama Bahas Peningkatan Keamanan di Lingkup Pasar
Jelang Bulan Suci Ramadan Jajaran Ditbinmas Polda Sulsel melakukan kunjungan ke Kantor Perumda Pasar Makassar dalam rangka membahas Program kerjasama antisipasi Kamtibmas di lingkup pasar tradisional di Makassar, Rabu (9/3/2022).

MAKASSAR—Jelang Bulan Suci Ramadan Jajaran Ditbinmas Polda Sulsel melakukan kunjungan ke Kantor Perumda Pasar Makassar dalam rangka membahas Program kerjasama antisipasi Kamtibmas di lingkup pasar tradisional di Makassar, Rabu (9/3/2022).

Dalam kunjungan tersebut, Kasubdit Tibsos Ditbinmas, AKBP Adsan Subuh mengatakan di momen bulan Ramadan kerap ditemui gangguan kamtibmas didalam lingkup pasar. Yakni masalah PK5, masalah parkir dan masalah pencurian, sebagaimana laporan dari masyarakat.

“Di bulan suci ramadan itu biasanya banyak muncul persoalan kamtibmas yang multi komplek. Yang pertama adalah PK5, kedua adalah masalah Perparkiran dan yang ketiga adalah pencurian. Nah inilah yang perlu kita pikirkan bersama agar masyarakat yang berkunjung ke Pasar merasa aman dan nyaman,” papar Adsan.

Lebih lanjut dijelaskan, bicara tentang kenyamanan dan keamanan tentunya bukan hanya tugas dan tanggungjawab pihak kepolisian semata tapi melainkan tanggungjawab bersama dengan masyarakat secara sosial.

“Jadi bicara soal nyaman dan aman itu bukan hanya tanggungjawab pihak kepolisian tapi tanggungjawab bersama secara sosial. Untuk itu kita datang kemari guna menyusun langkah antisipasi didalam menyusun kerjasama tersebut. Dan nantinya kita akan lakukan pemantauan setiap saat selama ramadan,” jelasnya.

Sementara Penjabat Direksi Perumda Pasar Makassar, Thamrin Mensa mengatakan sangat menyambut baik rencana kerjasama tersebut. Mengingat persoalan demi persoalan di area pasar setiap tahunnya selalu ada. Sehingga menurutnya perlu adanya sinergi antara aparat keamanan dan petugas Perumda Pasar.

“Jadi memang sangat dibutuhkan pihak kepolisian dalam penanganan masalah jelang ramadan. Dimana banyak keluhan dari pedagang dan pengunjung. Terutama masalah tingginya tarif parkir di bulan ramadan serta banyak menggunakan badan jalan yang menimbulkan kemacetan. Sehingga membuat masyarakat resah. Terutama rawannya pencurian dan konflik lainnya,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, dari tahun ke tahun banyak keluhan yang didapati dari pengunjung pasar adalah tingginya tarif parkir dan adanya unsur pemaksaan kepada pengunjung. Sehingga rawan terjadi perselisihan. Begitu juga dengan pencurian dikarenakan meningkatnya jumlah pedagang yang kadang tidak terkontrol.

Untuk itu, melalui rencana kerjasama ini diharapkan adanya sinergi antara aparat kepolisian dan petugas Perumda pasar dengan dibentuknya satgas bersama dan posko pemantauan di sejumlah pasar. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com