Advertisement - Scroll ke atas
Makassar

Anggota DPRD Makassar Soroti Jalan Rusak, Banjir dan Drainase di Musrenbang Kecamatan Panakkukang

57
×

Anggota DPRD Makassar Soroti Jalan Rusak, Banjir dan Drainase di Musrenbang Kecamatan Panakkukang

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Makassar Soroti Jalan Rusak, Banjir dan Drainase di Musrenbang Kecamatan Panakkukang
Tiga anggota DPRD Kota Makassar dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV Manggala–Panakkukang menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Panakkukang, Senin (26/1/2026). Dalam forum tersebut, persoalan jalan rusak, banjir, dan perbaikan drainase kembali menjadi sorotan utama.

MAKASSAR—Tiga anggota DPRD Kota Makassar dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV Manggala–Panakkukang menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Panakkukang, Senin (26/1/2026). Dalam forum tersebut, persoalan jalan rusak, banjir, dan perbaikan drainase kembali menjadi sorotan utama.

Ketiga legislator tersebut yakni drg. Eshin Usami Nur Rahman (Partai Golkar), Hartono (Partai Keadilan Sejahtera/PKS), dan Hj. Umiyati, S.Kom. (Partai Persatuan Pembangunan/PPP). Kehadiran mereka menegaskan komitmen DPRD dalam mengawal aspirasi warga agar masuk dalam skala prioritas pembangunan daerah.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Musrenbang Kecamatan Panakkukang secara resmi dibuka Staf Ahli Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Sosial Sekretariat Daerah Kota Makassar, Drs. H. Irwan Rusfiady Adnan, M.Si., yang hadir mewakili Wali Kota Makassar. Forum ini menjadi wadah strategis untuk menyusun rencana pembangunan yang partisipatif dan sesuai kebutuhan masyarakat di tingkat kecamatan.

Anggota DPRD Kota Makassar Hj. Umiyati mengungkapkan, isu infrastruktur dasar masih mendominasi keluhan warga, baik dalam forum Musrenbang maupun saat kegiatan reses dewan.

“Persoalan infrastruktur seperti jalan rusak, banjir, dan drainase masih menjadi isu dominan yang disampaikan masyarakat, baik dalam Musrenbang maupun pada saat kegiatan reses,” ujarnya.

Menurutnya, persoalan tersebut terus berulang setiap tahun, sehingga membutuhkan perhatian serius dari Pemerintah Kota Makassar, khususnya organisasi perangkat daerah (OPD) teknis.

“Isu-isu ini bukan hanya muncul saat Musrenbang, tetapi juga berulang kali disampaikan masyarakat. Karena itu, dibutuhkan keseriusan dan kolaborasi semua pihak agar usulan tersebut benar-benar terealisasi,” tegas politisi PPP itu.

Selain infrastruktur, Umiyati juga menekankan pentingnya pemberdayaan pemuda di wilayah Panakkukang. Ia menilai potensi generasi muda perlu mendapat dukungan melalui program pembinaan serta fasilitas yang mendorong kemandirian ekonomi.

“Potensi pemuda perlu mendapat dukungan, baik dari sisi pembinaan maupun fasilitas, terutama yang berkaitan dengan peningkatan ekonomi dan kemandirian masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Panakkukang M. Ari Fadli, S.STP., M.Si. menjelaskan bahwa Musrenbang kecamatan tidak digelar secara sepihak. Pihaknya telah lebih dulu melaksanakan Pra-Musrenbang di 11 kelurahan untuk menjaring usulan masyarakat dari tingkat bawah.

Kegiatan ini juga dihadiri Kapolsek Panakkukang Kompol Hj. Ema Ratna, AT., S.H., perwakilan Danramil Panakkukang, serta sejumlah perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Makassar yang terlibat dalam penyusunan rencana pembangunan daerah. (Ag4ys/4dv)

error: Content is protected !!