PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Remaja Tewas Usai Tawuran Tallo, Polisi Akui Lepaskan Tembakan • UMKM Sudah Berizin, Tapi Masih Dipungut, ABDSI Soroti Celah Tata Kelola Ruang Publik • Jalan Aroepala Kembali Dibuka, Akses Gowa-Makassar Kini Lancar • Training Jurnalistik HMPS JI IAIN Parepare Bekali Maba Hadapi Dunia Pers • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Remaja Tewas Usai Tawuran Tallo, Polisi Akui Lepaskan Tembakan • UMKM Sudah Berizin, Tapi Masih Dipungut, ABDSI Soroti Celah Tata Kelola Ruang Publik • Jalan Aroepala Kembali Dibuka, Akses Gowa-Makassar Kini Lancar • Training Jurnalistik HMPS JI IAIN Parepare Bekali Maba Hadapi Dunia Pers • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa •
Makassar

Appi Tegur Rendahnya Serapan Anggaran, OPD Diminta Disiplin Jalankan Program

477
×

Appi Tegur Rendahnya Serapan Anggaran, OPD Diminta Disiplin Jalankan Program

Sebarkan artikel ini
Appi Tegur Rendahnya Serapan Anggaran, OPD Diminta Disiplin Jalankan Program
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegur rendahnya serapan anggaran organisasi perangkat daerah (OPD) saat Penandatanganan Perjanjian Kinerja 2026 lingkup Pemerintah Kota Makassar di Balai Kota, Jumat (30/1/2026). Ia meminta seluruh OPD lebih disiplin menjalankan program agar perencanaan dan pelaksanaan belanja benar-benar berdampak bagi pelayanan publik.

MAKASSAR—Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegur rendahnya serapan anggaran organisasi perangkat daerah (OPD) saat Penandatanganan Perjanjian Kinerja 2026 lingkup Pemerintah Kota Makassar di Balai Kota, Jumat (30/1/2026). Ia meminta seluruh OPD lebih disiplin menjalankan program agar perencanaan dan pelaksanaan belanja benar-benar berdampak bagi pelayanan publik.

Penandatanganan perjanjian kinerja ini menjadi titik awal Pemkot Makassar memasuki tahun anggaran 2026 dengan pola kerja berbasis target terukur dan koordinasi lintas perangkat daerah. Fokus diarahkan pada percepatan layanan publik, integrasi program, serta konsistensi antara rencana dan pelaksanaan.

Munafri, yang akrab disapa Appi, menilai lemahnya serapan anggaran tahun sebelumnya tercermin dari masih tingginya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA). Kondisi tersebut, menurutnya, menunjukkan adanya ketidaksinkronan antara perencanaan dan eksekusi di lapangan.

“Perencanaan jangan salah dari awal. Ini harus menjadi panduan sampai akhir agar pola serapan dan belanja bisa maksimal,” ujar Appi di hadapan seluruh kepala perangkat daerah.

Ia menyebut peningkatan pendapatan daerah hingga 93 persen sebagai capaian positif. Namun, capaian itu harus diikuti dengan belanja yang tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kalau pendapatan naik tapi belanjanya tidak optimal, maka manfaatnya tidak akan dirasakan warga,” katanya.

Appi juga meminta seluruh OPD dan jajaran kewilayahan bekerja sebagai satu tim, bukan berjalan sendiri-sendiri. Inovasi, menurutnya, harus bersifat berkelanjutan dan menyentuh persoalan riil masyarakat, bukan berhenti pada kegiatan seremonial.

Ia menegaskan, perjanjian kinerja bukan sekadar dokumen administratif, melainkan komitmen profesional aparatur pemerintah untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, tepat, dan dapat diukur.

Dengan penandatanganan perjanjian kinerja 2026 ini, Pemkot Makassar menargetkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, responsif, serta selaras antara perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program pembangunan daerah. (Ag4ys/4dv)

Appi Tegur Rendahnya Serapan Anggaran, OPD Diminta Disiplin Jalankan Program
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegur rendahnya serapan anggaran organisasi perangkat daerah (OPD) saat Penandatanganan Perjanjian Kinerja 2026 lingkup Pemerintah Kota Makassar di Balai Kota, Jumat (30/1/2026). Ia meminta seluruh OPD lebih disiplin menjalankan program agar perencanaan dan pelaksanaan belanja benar-benar berdampak bagi pelayanan publik.

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com