Advertisement - Scroll ke atas
Nasional

Forum Cendekiawan KKSS Kembali Digagas, Jadi Wadah Konsolidasi Intelektual Bugis-Makassar

1006
×

Forum Cendekiawan KKSS Kembali Digagas, Jadi Wadah Konsolidasi Intelektual Bugis-Makassar

Sebarkan artikel ini
Prof. Dr. Awaluddin Tjalla, M.Pd
Prof. Dr. Awaluddin Tjalla, M.Pd. (Foto: doc)

JAKARTA—Wakil Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Suklawesi Selatan (BPP KKSS) Bidang Pendidikan dan Cendekiawan, Prof. Dr. Awaluddin Tjalla, M.Pd., mendorong pengaktifan kembali Forum Cendekiawan KKSS sebagai ruang silaturahmi dan konsolidasi pemikiran strategis warga Sulawesi Selatan yang tersebar di berbagai penjuru tanah air maupun mancanegara.

Hal tersebut disampaikannya dalam rapat perdana pengurus Departemen Cendekiawan BPP KKSS periode 2025–2030 yang digelar di Jakarta, Minggu (29/6/2025).

Dalam arahannya, Prof. Awal yang juga Guru Besar Universitas Negeri Jakarta menegaskan bahwa forum ini sempat berjalan pada periode sebelumnya dan terbukti memberi ruang bagi lahirnya gagasan progresif. Ia berharap forum ini dapat kembali menjadi wadah aktualisasi gagasan, pertukaran pengetahuan, dan penguatan jejaring intelektual Bugis-Makassar.

“Forum ini bukan sekadar ajang berkumpul. Ini adalah ruang strategis untuk menyalurkan ide, menjalin kolaborasi, dan mengonsolidasikan kekuatan intelektual KKSS,” tegas Prof. Awal.

Ia menyebut, pendataan cendekiawan KKSS sudah pernah dilakukan dan harus dilanjutkan sebagai dasar membangun basis intelektual yang kuat.

Sejalan dengan visi Ketua Umum BPP KKSS Dr. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., Prof. Awal menegaskan bahwa fokus utama organisasi berada pada bidang pendidikan dan ekonomi. Oleh karena itu, keberadaan cendekiawan menjadi pilar penting dalam menopang seluruh program strategis.

“Kita butuh terobosan. Program kita harus progresif dan berdampak nyata bagi kualitas SDM warga KKSS dan juga bangsa Indonesia,” ujarnya.

Ketua Departemen Cendekiawan BPP KKSS, Prof. Dr. Ir. Ridwan, M.T., menyambut hangat arahan tersebut. Ia menyatakan kesiapannya menghidupkan kembali pertemuan tahunan Cendekiawan KKSS serta menyusun database akademisi dan intelektual asal Sulawesi Selatan sebagai dasar penguatan jejaring dan kolaborasi lintas bidang.

“Kami akan mulai dari hal mendasar: pendataan dan pemetaan potensi cendekiawan KKSS di seluruh Indonesia dan luar negeri,” ucap Guru Besar Universitas Gunadarma itu.

Rapat perdana ini juga disemarakkan oleh kehadiran pengurus Departemen Cendekiawan dari berbagai latar belakang disiplin ilmu. Mereka menyepakati perlunya langkah konkret seperti workshop tematik, webinar, hingga simposium nasional sebagai batu loncatan menuju forum besar tahunan. (Cr/Ag4ys)

 

Citizen Reporter : Muh. Aras Prabowo

error: Content is protected !!