Advertisement - Scroll ke atas
NewsPemiluPilpres

Hashim: Pemilu 2019 Berlangsung Tidak Jujur, Tidak Transparan dan Tidak Adil

2196
×

Hashim: Pemilu 2019 Berlangsung Tidak Jujur, Tidak Transparan dan Tidak Adil

Sebarkan artikel ini

Direktur Komunikasi dan Media Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Hashim Djojohadikusumo,  menilai bahwa pemilu 2019 ini telah berlangsung tidak jujur, tidak transparan dan tidak adil. Ini terlihat dari banyaknya kecurangan yang ditemukan pihak BPN Prabowo-Sandi seperti perbedaan hasil hitungan C1 dengan input data yang direkapitulasi dalam website KPU dan suara Jokowi-Maruf yang selalu menang.

Lebih lanjut ia juga menambahkan adanya 17,5 juta DPT bermasalah yang sempat dilaporkan kepada KPU tetapi hingga saat ini tidak diselesaikan. Bahkan pihaknya mencurigai bahwa selisih suara yang tercantum pada setiap quick count yang ada, berasal dari DPT bermasalah tersebut.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

“Kami khawatir dan kami mencurigai, kami cemas bahwa angka selisih yang quick count itu, itu diambil dari 17,5 juta nama itu. 17,5 juta dari 192 di DPT adalah 9 persen. Kami sudah berapa kali bahas dengan KPU juga dengan Bawaslu bahwa masalah 17,5-18,8 juta nama bermasalah itu tetap bermasalah. Itu belum ditanggulangi, belum diselesaikan, dan belum tuntas. Itu saya kira perlu masyarakat sadar, masalah ini masih timbul, belum selesai,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Hashim mengkonfirmasi bahwa hubungan Prabowo dengan Sandiaga Uno hingga saat ini baik-baik saja. Ketidakhadiran Sandiaga dalam beberapa kesempatan dikarenakan kesehatan Sandiaga yang menurun. Selain itu, ia juga tegaskan bahwa koalisi Indonesia Adil Makmur tetap berjalan dengan solid, terutama dengan Partai Demokrat.

“Pak Sandi Uno tiba-tiba lelah. Dia sampai tertidur di atas, lantai dua rumahnya Pak Prabowo, di Kertanegara. Tidak ada masalah dia tidak muncul. Maaf ya yang sebarkan hoaks itu siapa sih? Ujaran kebencian dan hoaks itu siapa sih? Dengan Demokrat? Ferdinand Hutahean kan hadir di hadapan anda, saya sudah bilang tegaskan di depan anda, tidak ada masalah dengan Demokrat. Itu juga juga hoaks, sudahlah, kita sudah langganan lah hoaks. Surat Pak SBY? Pak Ferdinand sudah tegaskan tidak benar itu. Ferdinand tetap ikut dalam BPN, hadir juga. Imelda (Demokrat) sekarang juga ada, saya kira tidak ada masalah itu,” tegas Hashim.  [voa]

error: Content is protected !!
⚠ Cuaca Ekstrem Sulsel