Advertisement - Scroll ke atas
Makassar

Ketua DPRD Makassar Sebut Isra Mi’raj Sebagai Peristiwa yang Hanya Diyakini Orang Beriman

1666
×

Ketua DPRD Makassar Sebut Isra Mi’raj Sebagai Peristiwa yang Hanya Diyakini Orang Beriman

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo
Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo saat menghadiri peringatan Isra Mi'raj Nabi Besar Muhammad SAW 1444 Hijriah di Masjid Babul Falah, Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Selasa (21/2/2023).

MAKASSAR—Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo mengatakan bahwa Isra Mi’raj merupakan peristiwa yang hanya diyakini oleh orang-orang beriman.

Hal itu diungkapkan Rudianto saat menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW 1444 Hijriah di Masjid Babul Falah, Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Selasa (21/2/2023).

“Perisitiwa itu terjadi pada malam 27 Rajab atau 8 bulan sebelum Nabi hijrah ke kota Madinah. Peristiwa ini hanya diyakini oleh orang beriman,” tutur Rudianto, saat memberikan sambutan di acara tersebut.

Menurut Rudianto peringatan Isra dan Mi’raj ini merupakan suatu peristiwa besar yang dialami oleh Nabi Muhammmad SAW. Peristiwa yang menandai kebesaran Allah SWT.

Rudianto lalu mengisahkan perjalanan Isra dan Mi’raj itu. Menurut riwayat, Nabi Muhammad diperjalankan pada tengah malam dengan ruh dan jasad sekaligus secara kilat, dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsha di Baitul Maqdis, Yerusalem, Palestina. Dari Baitul Maqdis dibawa naik menembus tujuh lapis langit hingga ke Sidratul Muntaha.

Alumni Pesantren Guppi Gowa itu melanjutkan saat di Sidratul Muntaha, Nabi Muhammad SAW menerima perintah mendirikan salat lima waktu langsung dari Allah SWT, sebagai syariat yang abadi kepada seluruh umat Nabi Muhammad SAW.

“Salat ini satu-satunya syariat Islam yang diterima Rasulullah tanpa melalui malaikat Jibril sebagai penyampai wahyu, peringatan Isra dan Mi’raj selain menerima perintah medirikan Salat, juga diperlihatkan tanda-tanda kekuasaan Allah SWT,” tambah Politisi Partai Nasdem ini.

Olehnya itu Rudianto mengajak melalui kegiatan peringatan Isra dan Mi’raj senantiasa jaga hubungan sesama manusia, hubungan agama dan dunia, tidak boleh renggang, apalagi terputus, di setiap detik kehidupan.

“Jadi mari kita mendalami hikmah dan manfaat Isra’ Mi’raj, menjaga silaturahmi dan menjadikan acara ini forum penyampaian informasi-informasi baru program ummat berbasis masjid,” tutup Rudianto Lallo.

Nampak turut dihadiri juga dalam kegiatan ini Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Makassar yang juga merupakan legislator Makassar, M Yunus dan Ketua Forum Kemanusian dr. Udin Malik Saputra. Forum Pecinta Masjid dan tokoh masyarakat Kelurahan Buloa. (*/4dv)

error: Content is protected !!