Advertisement - Scroll ke atas
Makassar

Kunjungi Kampung KB Manggala, Wamendukbangga Tertarik Program Simfoni

171
×

Kunjungi Kampung KB Manggala, Wamendukbangga Tertarik Program Simfoni

Sebarkan artikel ini
Kunjungi Kampung KB Manggala, Wamendukbangga Tertarik Program Simfoni
Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga) Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menaruh perhatian khusus pada Program Simfoni (Single Parents Membangun Potensi Anak Indonesia) saat mengunjungi Kampung Keluarga Berkualitas (KB) di Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Jumat (30/1/2026).

MAKASSAR—Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga) Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menaruh perhatian khusus pada Program Simfoni (Single Parents Membangun Potensi Anak Indonesia) saat mengunjungi Kampung Keluarga Berkualitas (KB) di Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Jumat (30/1/2026).

Program Simfoni merupakan inovasi lokal yang berfokus pada pemberdayaan orang tua tunggal dalam membangun potensi anak. Isyana menilai program tersebut sebagai praktik baik yang berpeluang dikembangkan dan direplikasi di daerah lain.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

“Setiap daerah memiliki tantangan kependudukan berbeda. Jika programnya baik dan berdampak, tentu akan kami dorong menjadi contoh bagi wilayah lain,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Wamendukbangga meninjau langsung pelaksanaan berbagai program terintegrasi di Kampung KB Manggala, mulai dari bina keluarga balita, remaja, hingga lansia. Ia juga melihat penguatan edukasi 1.000 Hari Pertama Kehidupan sebagai upaya pencegahan stunting, serta pengelolaan data kependudukan melalui Rumah Data.

Isyana menegaskan Kampung KB menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang dimulai dari keluarga sebagai unit terkecil masyarakat.

“Peningkatan kualitas SDM harus dimulai dari keluarga. Di Kampung KB, masyarakat mendapat edukasi pola asuh, kesehatan ibu dan anak, serta pentingnya data kependudukan yang akurat untuk perencanaan pembangunan,” jelasnya.

Selain itu, rombongan juga meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta pelaksanaan Program Makan Bergizi (MBG) bagi ibu hamil dan menyusui di wilayah sekitar sebagai bagian dari intervensi gizi keluarga.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengatakan Kecamatan Manggala menjadi salah satu fokus pengembangan Kampung KB karena pertumbuhan penduduknya tergolong pesat dan memiliki karakter masyarakat heterogen, dengan jumlah penduduk sekitar 160 ribu jiwa.

“Kampung KB di Manggala kami dorong menjadi fondasi pembangunan kualitas keluarga, terutama dalam merespons isu stunting, kesehatan ibu dan anak, serta kualitas keluarga secara menyeluruh,” ujarnya.

Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan KB terus berkolaborasi dengan BKKBN untuk memastikan program berjalan berkelanjutan.

Kampung KB Manggala diharapkan menjadi model penguatan keluarga di wilayah perkotaan dengan pertumbuhan penduduk tinggi, sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia menuju Generasi Emas 2045. (70n/Ag4ys/4dv)

Kunjungi Kampung KB Manggala, Wamendukbangga Tertarik Program Simfoni
Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga) Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menaruh perhatian khusus pada Program Simfoni (Single Parents Membangun Potensi Anak Indonesia) saat mengunjungi Kampung Keluarga Berkualitas (KB) di Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Jumat (30/1/2026).
error: Content is protected !!