Lima Perusahaan Dapat Penghargaan dari Proper

0
22

MAKASSAR – Dari 48 perusahaan disulsel yang  Masuk dalam program penilaian peringkat kinerja perusahaan (proper) tahun 2019, hanya 5 perusahaan yang meraih kategori hijau dan mendapatkan penghargaan yaitu PT Vale Indonesia Tbk, TBBM Hasanuddin, PT. Semen Tonasa , PT. Pertamina MOR VII TBBM Palopo,serta PT. Pertamina MOR VII TBBM Makassar,

Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani menyerahkan lansung trophy dan sertifikat Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan atau Proper tahun 2019, di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur, Selasa, 18 Februari 2020.

Sekprov sulsel Abdul Hayat Gani mengaku sangat mengapresiasi perusahaan yang telah berpartisipasi dalam menjaga dan melindungi lingkungan.

“Tentunya kita telah bersama-sama melakukan proses kegiatan panjang, yang tujuan akhirnya adalah untuk kepentingan bangsa dan negara. Dan hal ini merupakan amanat yang tertuang dalam UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup,” ujarnya.

Selain isu lingkungan, yang harus diperhatikan, adalah dampak sosial di sekitar yang harus menjadi perhatian bersama.

“Mestinya ini harus ada sinergi dua-duanya. Karena ada juga kajiannya, apakah layak atau tidak sebuah tempat dijadikan kawasan pabrik atau industri. Jangan sampai bersoal dengan lingkungan sosial. Ini juga kedepannya harus terkawal,” terangnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup, Andi Hasdullah mengatakan Proper ini merupakan penilaian kepada perusahaan yang dilakukan tiap tahun oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, untuk menilai ketaatan perusahaan terhadap kewajiban dalam rangka menata kelola lingkungan.

“Proper dilakukan terhadap 48 perusahaan se Sulsel. Berdasarkan keputusan menteri, ada lima perusahaan yang mendapat trophy karena masuk kategori hijau atau perusahaan yang dinilai telah melakukan pengelolaan yang telah melebihi persyaratan. Diantaranya PT Vale Indonesia Tbk,TBBM Hasanuddin, PT. Semen Tonasa , PT. Pertamina MOR VII TBBM Palopo, PT. Pertamina MOR VII TBBM Makassar, dan terdapat 29 perusahaan mendapatkan sertifikat Proper,” Ungkap Hasdullah.

Hasdullah lebih jauh mengaku,akan terus memberikan pembinaan kepada perusahaan baik itu yang kategori hijau bisa naik gold maupun yang kategori merah agar bisa meningkat menjadi hijau.

“Pada penilaian proper tahun 2018 dan 2019 hanya terdapat 5 yang masuk kategori hijau,kemudian 18 kategori biru kemudian 14 kategori merah. Ini sesuai komitmen kita akan terua dibina agar penilaiannya terus meningkat sepeti hijau naik ke gold,biru naik kehijau,serta merah naik ke biru,ungkap Hasdullah.

Dia juga menambahkan,untuk naik ke kategori gold membutuhkan kerja yang lebih keras karena penilaiannya sangat berat diantaranya konsisten dan bertanggung jawab dalam pengelolaan lingkungan termasuk hayati, pengelolaan CSR ke masyarakat,serta tertib lingkungan lainnya.

“Kami tentu terua mendorong agar peniliaan perusahaan terus naik,termasuk sampai kekategori gold atau emas dengan persyaratan yang sangat besar seperti konsisten dan bertanggung jawab dalam pengelolaan lingkungan termasuk hayati, pengelolaan CSR ke masyarakat,serta tertib lingkungan lainnya,” Tutupnya.