Beranda / Pendidikan / LK-Uswah Gelar Unhas Intellectual Forum Seri Ke 5

LK-Uswah Gelar Unhas Intellectual Forum Seri Ke 5

MAKASSAR – Lembaga Kajian Ukhuwah Mahasiswa Islam Universitas Hasanuddin (LK-USWAH), kembali mengadakan Unhas Intellectual Forum yang ke-5, Sabtu (20/5) di Aula fakultas Kehutana Unhas. Kegiatan yang sering disebut dengan istilah UIF ini, merupakan suatu agenda tahunan yang dilaksanakan oleh LK-USWAH dan pada tahun ini mengangkat tema “Kontribusi Pendidikan Islam dalam Membangun Peradaban Dunia” pada tahun kelima kegiatan ini, dihadiri oleh beberapa pembicara yang ahli dalam bidang mereka masing-masing.

Sambutan yang diikuti dengan pembukaan kegiatan oleh pemerintah daerah kota Makassar dalam hal ini dihadiri oleh Sekertaris Dinas Pendidikan kota Makassar, bapak Dr. Hasbi, M.Pd yang sangat mengapresiasi gelaran Unhas Intelektual Forum. “egiatan semacam ini sangat diapresiasi positif oleh pemerintah daerah guna untuk mengembangkan kegiatan pemuda yang bermanfaat dalam menunjang pertumbuhan Makassar sebagai kota dunia.”

Kegiatan ini dihadiri oleh sepuluh pemateri dalam berbagai bidang ilmu dan keahlian, serta diikuti oleh kurang lebih 250 peserta dari berbagai kalangan masyarakat di kota Makassar. Acara yang dilaksanakan di Aula Fakultas Kehutanan, Univeristas Hasanuddin berlangsung dengan sangat baik dengan kemasan konsep kegiatan yang menarik dari panitian peyelenggara dalam hal ini adalah (LK-USWAH).

Mukhammad Yusuf sebagai ketua umum LK-USWAH, berpendapat bahwa, kegiatan UIF tahun ini dilaksanakan untuk menawarkan solusi dari berbagai pakar pada sisi Islam, dalam kondisi pendidikan Indonesia yang jauh dari harapan. Tambahnya, “Islam menampilkan wajah yang khas dalam mengusung berbagai konsep kehidupan secara komprehensif, bahkan jika itu adalah hal terpenting dalam membangun peradaban dunia, yaitu bidang pendidikan”.

Dalam beberapa sesi diskusi, terdapat beberapa narasumber yang menggambarkan betapa kontribusi pendidikan Islam di masa lalu memnyuguhkan hidangan yang lezat dalam membangun peradaban dunia modern saat ini. Salah satunya adalah, Prof. Dr. Basyir Syam, M.A. sebagai salah satu guru besar yang ada di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIPOL), Unhas. “Dalam metode pembinaan yang dilakukan oleh Rasulullah Saw., kepada para sahabatnya dan ini bertahan begitu lama hingga masa para ulama, berada pada tiga konsep penting yaitu, Ta’lim (pengajaran), Tarbiyah (pendidikan), dan Ta’dib (mengajarakan sopan santun)” urainya.

Gagasan ini dilengkapi oleh pembukaan yang sampaikan oleh Muhammad Ali Wardana yang dalam hal ini sebagai salah satu pembicara, menyatakan bahwa “sebenarnya yang menjadi masalah pada negeri ini, bahkan dunia Islam secara umum dalam bidang pendidikan adalah begitu kuatnya pengaruh yang dilakukan oleh Ideologi Sekulerisme, sehingga menjadi sebab para ilmuan tidak lagi diperhatikan jika dibanding dengan para politikus”.

Lanjutnya pada sesi yang berbeda, “Maka dengan kondisi yang semisal ini, kita harus berfikir untuk menyelesaikan masalah primer yang ada, dengan cara menciptakan kesadaran ditengah-tengah umat, bahwa adanya masalah yang sangat besar yang dihadapi oleh negeri ini, yaitu diterapakannya sistem sekuler khususnya dalam bidang pendidikan”. (Bahrul ulum Ilham/4LD)

Baca Juga

Sidrap Penyumbang Pertumbuhan Ekonomi Sulsel Tertinggi, 9,33 Persen

MAKASSAR – Pujian Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sulsel yang …

Komentari Berita ini