TORAJA UTARA—Kawasan adat Ke’te Kesu’, Toraja Utara, Sulawesi Selatan, terus menarik kunjungan wisatawan karena menghadirkan warisan budaya yang terjaga, aktivitas UMKM, serta ruang singgah yang menyajikan kopi Toraja, memberi pengalaman wisata yang menyatu dengan kehidupan masyarakat setempat.
Ke’te Kesu’ dikenal sebagai kawasan heritage dengan deretan tongkonan, ukiran khas Toraja, dan kompleks pemakaman batu yang menjadi identitas budaya. Nilai adat tetap dipertahankan oleh masyarakat dan menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang datang.
Di dalam kawasan, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menawarkan berbagai produk kerajinan seperti ukiran kayu, tenun tradisional, dan suvenir khas Toraja. Kehadiran UMKM memberi ruang interaksi langsung antara wisatawan dan masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi lokal.
Pengelola kawasan juga melakukan penataan fasilitas secara bertahap, termasuk area parkir yang lebih tertata, akses masuk yang rapi, serta penyediaan mushalla, untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung.
Generasi muda turut ambil bagian melalui kehadiran ruang singgah bernuansa etnik yang menyajikan kopi Toraja dengan berbagai varian serta kuliner ramah muslim. Produk tenun dan kerajinan lokal juga menjadi bagian dari pengalaman wisata di kawasan tersebut.
Salah satu pengelola usaha di Ke’te Kesu’, Yulinda Bunga Rante Allo, mengatakan kawasan ini menawarkan pengalaman wisata yang menyatu antara budaya dan aktivitas masyarakat.
“Ke’te Kesu adalah destinasi yang lengkap. Ada budaya dan heritage, penguatan kearifan lokal, sekaligus ruang bagi UMKM untuk tumbuh. Kehadiran coffee shop dan fasilitas pendukung lainnya merupakan bagian dari upaya meningkatkan pelayanan wisata,” ujarnya.

Ia menyebutkan tingkat kunjungan wisatawan relatif stabil. Pada musim kunjungan rendah atau low season, tingkat kunjungan berada di kisaran 40–50 persen, sementara pada musim liburan dan hari raya jumlah wisatawan meningkat signifikan.
Kawasan Ke’te Kesu’ dikelola oleh yayasan adat yang melibatkan keluarga besar dalam menjaga kelestarian budaya sekaligus menjalankan aktivitas pariwisata berbasis masyarakat.
Dengan warisan budaya yang terjaga dan aktivitas masyarakat yang tetap hidup di dalamnya, Ke’te Kesu’ menjadi salah satu destinasi wisata budaya yang terus diminati wisatawan di Toraja Utara. (4nny/Ag4ys)


















