Advertisement - Scroll ke atas
PeristiwaMakassar

Minimarket di Jalan Andi Tonro Terbakar Usai Tahun Baru 2026, Api Hanguskan Bangunan Dua Lantai

479
×

Minimarket di Jalan Andi Tonro Terbakar Usai Tahun Baru 2026, Api Hanguskan Bangunan Dua Lantai

Sebarkan artikel ini
Minimarket di Jalan Andi Tonro Terbakar Usai Tahun Baru 2026, Api Hanguskan Bangunan Dua Lantai
Sebuah minimarket Alfamart di Jalan Andi Tonro, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dilalap api pada Kamis (1/1/2026) dini hari. Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 00.30 Wita, saat suasana pergantian tahun baru masih berlangsung.

MAKASSAR—Sebuah minimarket Alfamart di Jalan Andi Tonro, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dilalap api pada Kamis (1/1/2026) dini hari. Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 00.30 Wita, saat suasana pergantian tahun baru masih berlangsung.

Api diketahui pertama kali muncul dari lantai dua bangunan ruko yang difungsikan sebagai area gudang. Kobaran api dengan cepat membesar hingga menghanguskan lantai atas bangunan tersebut.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar mengerahkan 16 unit armada, termasuk satu unit rescue, untuk memadamkan api dan mencegah kebakaran merembet ke bangunan lain di sekitarnya.

Komandan Kompi 2 Damkarmat Makassar, Hamzah, mengatakan proses pemadaman berlangsung cukup menegangkan karena titik api berada di lantai dua.

“Api berasal dari lantai dua yang merupakan area gudang. Kami fokus melakukan penyemprotan ke titik api, sementara tim lain memastikan area lantai satu aman,” ujar Hamzah di lokasi kejadian.

Ia menambahkan, hingga kini penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.
Insiden kebakaran ini terjadi di tengah malam pergantian tahun yang sebelumnya diwarnai aksi tawuran dan bunyi petasan di sekitar lokasi. Sejumlah warga sempat menduga kebakaran dipicu oleh petasan.

Namun dugaan tersebut dibantah Ketua RT setempat, Mangga’ Daeng Gassing (58). Ia menegaskan kebakaran terjadi setelah situasi tawuran mereda.

“Tawuran sudah berhenti baru ada kebakaran. Memang tadi saya hampir kena petasan, tapi itu sebelumnya,” katanya.

Gassing menduga kebakaran dipicu korsleting listrik di area gudang lantai dua.

“Sudah lama reda tawuran, baru ada yang lihat api. Kayaknya korsleting ji, bukan karena petasan,” ujarnya.

Ia mengaku menjadi salah satu warga pertama yang menyadari kebakaran dan langsung memperingatkan warga sekitar.

“Saya teriak mi, kebakaran, kebakaran,” tuturnya.

Proses pemadaman sempat terkendala kerumunan warga yang memadati Jalan Andi Tonro hingga menyebabkan kemacetan. Aparat kepolisian dari Polsek Tamalate, dibantu personel Brimob Polda Sulsel, diterjunkan untuk mengamankan lokasi dan mengurai massa. Lokasi kejadian diketahui berjarak sekitar satu kilometer dari Markas Brimob Batalyon A Pelopor.

“Kami pastikan api tidak menyebar ke bangunan lain. Total 16 armada dikerahkan,” tambah Hamzah.

Beruntung, kebakaran berhasil dikendalikan dalam waktu relatif singkat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materiil masih dalam pendataan.

Kebakaran ini terjadi di tengah kebijakan larangan penggunaan petasan dan kembang api yang sebelumnya ditegaskan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjelang malam tahun baru.

“Pemerintah Kota Makassar memastikan tidak ada petasan di malam tahun baru demi menjaga keamanan dan ketertiban,” kata Munafri dalam konferensi pers di Media Center Balai Kota Makassar, Rabu (17/12/2025).

Meski demikian, di lapangan larangan tersebut belum sepenuhnya dipatuhi. Tercatat, tiga warga mengalami luka akibat petasan pada malam tahun baru 2026 dan sempat menjalani perawatan di RS Primaya dan RS Ibnu Sina. Dua di antaranya telah diperbolehkan pulang.

Sementara itu, Damkarmat Kota Makassar mencatat tren kebakaran sepanjang 2025 mengalami penurunan. Sepanjang tahun lalu tercatat 258 kasus kebakaran, menurun dibandingkan 303 kasus pada 2024. Kebakaran masih didominasi rumah tinggal, hotel, dan lahan kosong.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran minimarket di Jalan Andi Tonro serta menghitung total kerugian materiil akibat insiden tersebut. (R077/Ag4ys)

error: Content is protected !!