PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Kasus 600 Zak Pupuk Subsidi di Bone, Belum Ada Tersangka • Mengajarkan Pergaulan Islami dari Ibu untuk Remaja • Paris Yasir Jenguk Pasien dan Tinjau IGD RSUD Jeneponto • Tinggalkan Cara Lama, Begini Modernnya Siswa SMPN 12 Makassar Ikut Kompetisi Belajarku • Appi Dijadwalkan Terima KTA Demokrat Hari Ini, Dua Hari Usai Tinggalkan Golkar • 40 Peserta Ikuti Pemagangan Nasional di Yogyakarta, Ini Kata Menaker • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Kasus 600 Zak Pupuk Subsidi di Bone, Belum Ada Tersangka • Mengajarkan Pergaulan Islami dari Ibu untuk Remaja • Paris Yasir Jenguk Pasien dan Tinjau IGD RSUD Jeneponto • Tinggalkan Cara Lama, Begini Modernnya Siswa SMPN 12 Makassar Ikut Kompetisi Belajarku • Appi Dijadwalkan Terima KTA Demokrat Hari Ini, Dua Hari Usai Tinggalkan Golkar • 40 Peserta Ikuti Pemagangan Nasional di Yogyakarta, Ini Kata Menaker •
Makassar

Mutasi 109 Pejabat Makassar, Appi Beri Warning: Jangan Korupsi dan Stop Gosip di Kantor

707
×

Mutasi 109 Pejabat Makassar, Appi Beri Warning: Jangan Korupsi dan Stop Gosip di Kantor

Sebarkan artikel ini
Mutasi 109 Pejabat Makassar, Appi Beri Warning: Jangan Korupsi dan Stop Gosip di Kantor
Wali Kota Makassar Munafri “Appi” Arifuddin melakukan mutasi besar-besaran terhadap 109 pejabat eselon III dan IV lingkup Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Pejabat yang dimutasi mulai dari sekretaris dinas, camat, kepala bagian, kepala sub bagian, hingga lurah.

MAKASSAR—Wali Kota Makassar Munafri “Appi” Arifuddin melakukan mutasi besar-besaran terhadap 109 pejabat eselon III dan IV lingkup Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Pejabat yang dimutasi mulai dari sekretaris dinas, camat, kepala bagian, kepala sub bagian, hingga lurah.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan digelar di Tribun Lapangan Karebosi Makassar, Jumat (6/2/2026), dan dihadiri jajaran Forkopimda, pimpinan DPRD Makassar, Sekretaris Daerah Kota Makassar, kepala OPD, serta pejabat struktural Pemkot Makassar.

Dalam sambutannya, Munafri Arifuddin menegaskan bahwa mutasi tersebut merupakan bagian dari penyegaran birokrasi guna memaksimalkan kinerja pemerintahan dan pelayanan publik.

“Pergantian ini dilaksanakan sebagai upaya penyegaran. Pelantikan bukan pengambilan hak, tetapi proses pergeseran untuk memaksimalkan fungsi dan tugas masing-masing, baik individu maupun sistem kelembagaan,” ujar Appi.

Ia menekankan pentingnya soliditas dan kerja sama antar lini di lingkup Pemkot Makassar, mengingat kompleksnya persoalan yang dihadapi pemerintah kota.

“Persoalan di Makassar ini tidak sedikit dan sangat kompleks. Karena itu, saya berharap kerja sama antar lini berjalan dengan baik,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Appi juga mengingatkan para pejabat yang baru dilantik untuk menjunjung tinggi integritas, menjauhi praktik korupsi, serta menghindari budaya gosip di lingkungan kerja.

“Saya tidak ingin ada korupsi dan gosip di kantor. Kita harus kompak menjalankan roda pemerintahan,” pesannya.

Dari total pejabat yang dilantik, sejumlah nama menempati posisi strategis di tingkat kecamatan, di antaranya Muharuddin sebagai Camat Biringkanaya, Fataullah sebagai Camat Bontoala, Tri Sugiarto sebagai Camat Makassar, M. Rizal ZR sebagai Camat Mamajang, Nanin Sugiar sebagai Camat Ujung Pandang, serta Andi Husni sebagai Camat Tallo.

Selain itu, mutasi juga menyasar jabatan sekretaris dinas dan kepala bidang di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk di sektor perencanaan, keuangan, pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, pariwisata, hingga kebencanaan.

Beberapa pejabat yang menempati jabatan strategis sekretaris OPD antara lain Iswadi sebagai Sekretaris Inspektorat Daerah, Dr. Andi Ato Rahmawan sebagai Sekretaris Bappeda, Fandi Wiranto Iqbal Hafid sebagai Sekretaris BKPSDM, serta Muhammad Fuad Arfandi sebagai Sekretaris BPKAD Kota Makassar.

Mutasi ini diharapkan mampu memperkuat kinerja birokrasi Pemkot Makassar, mempercepat realisasi program prioritas, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Appi menegaskan, evaluasi kinerja akan terus dilakukan dan setiap pejabat dituntut bekerja profesional, disiplin, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Jabatan adalah amanah. Yang bekerja dengan baik akan kita pertahankan, yang tidak maksimal tentu akan kita evaluasi,” pungkasnya. (Ag4ys/4dv)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com