Advertisement - Scroll ke atas
MakassarBisnis

Pembayun Ayu, Perempuan Tangguh di Balik Gallery Abaya Makassar yang Bangkit dari Keterpurukan

459
×

Pembayun Ayu, Perempuan Tangguh di Balik Gallery Abaya Makassar yang Bangkit dari Keterpurukan

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR—Di tengah berkembangnya industri fashion muslim di Makassar, nama Pembayun Ayu hadir sebagai salah satu pelaku usaha muda yang menunjukkan keteguhan dan kreativitas luar biasa. Pemilik Gallery Abaya Makassar yang berlokasi di BTP ini berhasil membangun brand busana muslim yang elegan setelah melewati perjalanan hidup yang tak mudah.

Ayu, 30 tahun, memulai kemandiriannya sejak kuliah di Universitas Teknologi Yogyakarta pada 2012. Di semester empat, ia memutuskan bekerja sambil kuliah agar tidak membebani orang tuanya. Dari sebuah tugas mata kuliah kewirausahaan, kecintaan Ayu pada dunia bisnis mulai tumbuh ketika produk jualannya laku keras.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Sejak itu, Ayu mulai mencoba berbagai usaha. Pada 2014 ia berjualan skincare dan bodycare, lalu dua tahun kemudian lahir brand busana muslim Gliz Hijab yang mengasah kreativitasnya dalam desain dan manajemen usaha.

Tahun 2017, Ayu menikah dan menjalankan usaha bersama suaminya di Yogyakarta. Namun empat tahun kemudian, rumah tangganya kandas karena perselingkuhan. Pada 2021, ia kembali ke Makassar membawa anak semata wayangnya.

Momen itu menjadi titik terendah dalam hidupnya. Namun dari kesedihan tersebut, Ayu menemukan kekuatan baru. Ia kembali merintis usaha dan pada 2024 meluncurkan brand bodycare miliknya sendiri.

Awal 2025 menjadi titik balik lain dalam perjalanannya. Saat menunaikan ibadah umrah, Ayu terinspirasi oleh keanggunan para perempuan yang mengenakan abaya—busana sederhana namun elegan dan penuh makna.

Setibanya di Makassar, Ayu langsung mengembangkan desainnya sendiri dan bekerja sama dengan pabrik konveksi untuk memproduksi koleksi abaya. Lahirlah Gallery Abaya by Pembayun Ayu, brand yang menawarkan abaya modern, elegan, timeless, dan sebagian besar merupakan desain originalnya.

Menurut Ayu, gallery ini ia persembahkan bagi perempuan yang ingin tampil anggun namun tetap terlihat muda. Sebagian besar koleksinya juga dibuat limited edition agar pembeli merasa lebih eksklusif.

Di tengah pesatnya pertumbuhan kompetitor, Ayu mengaku tantangan terbesarnya adalah mempertahankan posisi brand. Namun menyerah bukan pilihannya.

“Pelayanan prima dan keunikan desain adalah kunci,” ujarnya.

Gallery Abaya Makassar
Gallery Abaya Makassar

Baginya, pembeli bukan sekadar pelanggan, tetapi bagian dari keluarga. Karena itu ia selalu menciptakan pengalaman belanja yang nyaman dan personal.

Ayu juga mengaku hanya punya satu warna favorit: hitam, yang menurutnya menggambarkan elegansi, kekuatan, dan keteguhan—selaras dengan prinsip hidupnya.

Sosok yang paling menginspirasinya adalah pengusaha nasional Chairul Tanjung. Kisah perjuangannya mengajarkan bahwa proses panjang adalah kunci lahirnya orang besar.

Untuk para perempuan muda, Ayu berpesan agar tidak terburu-buru menikah. “Habiskan dulu jatah gagalmu untuk meraih kesuksesan. Pasangan yang tepat akan datang pada waktu yang tepat—setelah kita siap secara mental dan finansial,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pacaran di usia terlalu muda bisa mengganggu fokus dan merusak rencana masa depan.
Kisah Pembayun Ayu menjadi bukti bahwa keterpurukan bukan akhir dari segalanya. Dengan tekad, kerja keras, dan keyakinan, ia berhasil bangkit dan membangun bisnis fashion muslim yang berkelas.

Gallery Abaya Makassar kini menjadi rumah bagi perempuan yang ingin tampil anggun, percaya diri, dan berkelas. (red1)

Gallery Abaya Makassar
Gallery Abaya Makassar

Kontak & Media Sosial Gallery Abaya Makassar
IG: @pembayunayu_
TikTok: pembayunayu_
Facebook: Pembayun Dyah Ayu Wulandari
WhatsApp: 0855-5910-1101

error: Content is protected !!