Memuat Ramadhan...
BMKG
Memuat data BMKG...
LIVE
Makassar

Pemkot Makassar Matangkan Seleksi Komisioner Baznas, Target Rampung Sebelum Mei

69
×

Pemkot Makassar Matangkan Seleksi Komisioner Baznas, Target Rampung Sebelum Mei

Sebarkan artikel ini
Pemkot Makassar Matangkan Seleksi Komisioner Baznas, Target Rampung Sebelum Mei
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mulai mematangkan persiapan lelang atau seleksi calon komisioner Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Makassar. Hal ini dibahas dalam rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar, Andi Zulkifly, bersama panitia seleksi (pansel) di ruang rapat Sekda Makassar, Balai Kota Makassar, Rabu (11/2/2026).

MAKASSAR—Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mulai mematangkan persiapan lelang atau seleksi calon komisioner Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Makassar. Hal ini dibahas dalam rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar, Andi Zulkifly, bersama panitia seleksi (pansel) di ruang rapat Sekda Makassar, Balai Kota Makassar, Rabu (11/2/2026).

Rapat tersebut dihadiri Rektor Universitas Islam Makassar (UIM) Prof. Muammar Bakry serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Makassar, Muh Syarief. Pembahasan difokuskan pada mekanisme, jadwal, dan teknis seleksi agar proses berjalan transparan dan tepat waktu.

Sekda Makassar Andi Zulkifly menegaskan seluruh tahapan seleksi harus disusun secara matang mengingat masa jabatan komisioner Baznas Kota Makassar saat ini akan berakhir pada Mei mendatang.

“Kita harus memastikan jadwal seleksi tersusun dengan baik, mulai dari pembukaan pendaftaran hingga tahapan asesmen. Dalam satu minggu ini sekretariat diminta menyusun rancangan jadwal untuk dibahas dan disepakati pada rapat lanjutan,” ujar Andi Zulkifly.

Ia menjelaskan, kewenangan pembentukan panitia seleksi berada pada Pemkot Makassar. Dari seluruh pendaftar, nantinya akan disaring menjadi 10 besar untuk mengikuti tahapan tes lanjutan.

Menurutnya, proses seleksi dapat berjalan paralel dengan tugas komisioner Baznas yang saat ini tengah fokus pada pengumpulan zakat, khususnya selama bulan Ramadan.

“Kita beri ruang agar komisioner yang ada tetap fokus menjalankan tugasnya di bulan Ramadan, sementara proses seleksi tetap berjalan sesuai tahapan,” jelasnya.

Sementara itu, Kabag Kesra Setda Makassar Muh Syarief mengatakan pihaknya tengah menyiapkan skema teknis pendaftaran hingga pengumuman hasil seleksi administrasi. Pendaftaran direncanakan dilakukan secara daring, sedangkan pengembalian berkas dilakukan secara luring.

“Masa pengembalian berkas direncanakan berlangsung selama satu bulan sebelum tahapan tes. Berkas yang masuk sebelum Idulfitri akan diverifikasi, dan pengumuman kelulusan administrasi direncanakan setelah Lebaran,” kata Syarief.

Di sisi lain, Rektor UIM Prof. Muammar Bakry selaku panitia seleksi menekankan pentingnya penyesuaian jadwal dengan momentum Ramadan. Ia mengusulkan agar pembukaan pendaftaran dilakukan setelah Ramadan agar proses seleksi lebih efektif.

Selain itu, Prof. Muammar menyoroti pentingnya penguatan visi dan misi pengembangan wakaf sebagai salah satu poin strategis dalam seleksi komisioner Baznas ke depan.

“Pengembangan wakaf perlu menjadi perhatian khusus. Visi dan misi terkait wakaf dapat dituangkan secara tertulis oleh bakal calon sebagai bagian dari persyaratan seleksi,” ujarnya.

Dengan masa jabatan komisioner Baznas yang akan berakhir pada Mei, Pemkot Makassar menargetkan seluruh tahapan seleksi dapat rampung tepat waktu agar tidak terjadi kekosongan kepemimpinan di tubuh Baznas Kota Makassar. (70n/4dv)

Konten dilindungi © Mediasulsel.com