MAKASSAR—Pengurus Ranting Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kelurahan Biring Romang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, masa bakti 2025–2030 menggelar Rapat Kerja (Raker) perdana di Kawasan Kebun, Jalan Perintis Kemerdekaan KM 13, Kelurahan Pai, Kecamatan Biringkanaya, Minggu (19/10/2025).
Raker yang dihadiri hampir seluruh pengurus ranting ini dibuka oleh Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Kecamatan Manggala, Hj. St. Hadijah A.M., Kes., didampingi Sekretaris PAC Andi Rosmiati, Ketua Bidang Pendidikan Rosmiati Tahang, S.Pd., Ketua Bidang Ekonomi Kasmawati, serta Dewan Pembina Hj. Amrah R. Ibrahim, M.M.
Dalam sambutannya, Hj. St. Hadijah berharap raker perdana ini dapat menjadi momentum untuk merumuskan program kerja yang bermanfaat, tidak hanya bagi pengurus dan anggota, tetapi juga bagi umat dan masyarakat sekitar.
“Program yang lahir dari raker ini diharapkan mampu menjadi solusi dan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ketua Panitia Raker, Hj. Zulfah Arif, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan enam bidang, yakni Organisasi dan Pemberdayaan Anggota; Pendidikan dan Pelatihan; Sosial Budaya dan Lingkungan Hidup; Kesehatan dan Kependudukan; Dakwah dan Pengembangan Masyarakat; serta Ekonomi, Koperasi, dan Agrobisnis.
“Masing-masing bidang akan merumuskan program jangka pendek, menengah, dan panjang yang kemudian disinkronkan serta disepakati bersama,” jelas Zulfah.
Sementara Ketua Ranting Muslimat NU Biring Romang, Ramlah Ela Rahayu, menegaskan bahwa raker kali ini merupakan tindak lanjut dari pra-raker yang telah membahas arah utama organisasi. Ia menekankan pentingnya menyusun program yang realistis dan dapat dijalankan secara nyata.
“Kami ingin hasil raker ini melahirkan program yang bisa dirasakan langsung manfaatnya, baik oleh anggota maupun masyarakat Biring Romang secara umum,” tegas Ela.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WITA itu berlangsung penuh keakraban dan ditutup dengan makan bersama di alam terbuka. Seluruh hidangan merupakan hasil olahan anggota Muslimat NU Ranting Biring Romang sendiri, menjadi simbol kekompakan dan kemandirian dalam berorganisasi. (Ag4ys)



















